Kota Bogor, Jawa Barat || LiputanKPK.com
Memasuki hari ketiga operasi pencarian, tim SAR gabungan masih terus berupaya menemukan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), Bayu Zulkarnaen (36), yang diduga tenggelam di aliran Sungai Cisadane, kawasan Pamoyanan/Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Minggu,16/08/2026.
Pencarian dilakukan secara intensif dengan menyisir aliran Sungai Cisadane di sekitar lokasi kejadian. Tim gabungan juga terus melakukan pemantauan terhadap sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus. Operasi pencarian dilakukan dengan memperhatikan karakteristik Sungai Cisadane yang memiliki arus serta kondisi medan yang cukup menantang. Personel di lapangan harus berhati-hati saat melakukan penyisiran agar proses pencarian dapat berjalan maksimal tanpa mengabaikan keselamatan petugas.
Memasuki hari ketiga, area pencarian terus disesuaikan berdasarkan hasil penyisiran dan informasi yang diperoleh tim di lapangan. Koordinasi antarpersonel dan unsur SAR dilakukan secara berkala untuk menentukan titik-titik yang akan menjadi fokus pencarian berikutnya.
Pencarian Dilakukan Secara Terpadu
Tim SAR gabungan mengerahkan personel untuk melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai. Pencarian tidak hanya dilakukan di sekitar lokasi awal kejadian, tetapi juga diarahkan ke bagian sungai yang memungkinkan korban terbawa arus. Petugas juga melakukan pemantauan dari bantaran sungai serta titik-titik tertentu yang memiliki akses menuju aliran Cisadane. Setiap informasi dari masyarakat maupun hasil pemantauan di lapangan menjadi bahan evaluasi dalam menentukan langkah pencarian.
Kondisi sungai menjadi salah satu faktor yang harus diperhitungkan dalam operasi. Arus air dan kontur sungai dapat memengaruhi pergerakan maupun keberadaan korban, sehingga tim harus melakukan penyisiran secara sistematis.
Identitas Korban
Korban yang hingga kini masih dalam pencarian diketahui bernama Bayu Zulkarnaen, 36 tahun, seorang ASN. Bayu dilaporkan diduga tenggelam di aliran Sungai Cisadane yang berada di kawasan Pamoyanan/Cipaku, Bogor Selatan, Kota Bogor. Sejak laporan kejadian diterima, operasi pencarian langsung dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Hari ketiga menjadi salah satu fase penting dalam operasi tersebut. Tim terus memaksimalkan seluruh upaya pencarian dengan memperluas penyisiran dan menindaklanjuti setiap informasi yang berkaitan dengan keberadaan korban.
Masih Terus Dicari
Hingga pencarian hari ketiga, Bayu Zulkarnaen belum ditemukan. Tim SAR gabungan memastikan operasi pencarian masih terus dilakukan sesuai dengan prosedur dan kondisi keselamatan di lapangan. Pencarian akan terus dikembangkan berdasarkan hasil evaluasi operasi serta kondisi aliran Sungai Cisadane. Tim juga tetap melakukan koordinasi untuk menentukan area yang menjadi prioritas penyisiran.
Sementara itu, masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar bantaran Sungai Cisadane diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga juga diminta tidak mendekati titik-titik berbahaya atau turun ke aliran sungai selama proses pencarian berlangsung.
Operasi pencarian Bayu Zulkarnaen masih menjadi perhatian tim SAR gabungan. Harapannya, korban dapat segera ditemukan sehingga proses penanganan selanjutnya dapat dilakukan oleh pihak terkait.
Hari Ketiga, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian ASN Bayu Zulkarnaen yang Diduga Tenggelam di Sungai Cisadane

───────────────────────────────────











