Aceh Singkil | liputankpk.com ~ Insiden kecelakaan di Jalan Provinsi Singkil-Rimo, tepatnya di Desa Ujung Bawang, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil. Sebuah mobil Toyota Avanza hitam bernomor polisi BK 1827 AAK menghantam teras rumah yang sekaligus bengkel motor milik warga hingga hancur berantakan pada Senin pagi (23/02/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.
Kronologi Kejadian
Kecelakaan bermula saat mobil yang dikemudikan oleh Dedi Faisal (53), seorang pedagang asal Medan, melaju dari arah Medan menuju Singkil. Diduga kuat, sang sopir dalam kondisi mengantuk berat sehingga kehilangan kendali atas kendaraannya (out of control).
Dalam kecepatan tersebut, mobil mendadak oleng ke bahu jalan dan langsung menghantam keras bagian depan kediaman Bapak Zarkasih. Bangunan yang berfungsi sebagai bengkel Honda tersebut mengalami kerusakan parah pada bagian teras akibat hantaman keras kendaraan.
Kondisi Pasca-Insiden
Meskipun kerusakan bangunan terlihat cukup masif, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa naas ini. Pengemudi dilaporkan selamat, sementara kendaraan Toyota Avanza tersebut mengalami kerusakan pada bagian bumper depan yang patah dan beberapa lecet di bodi mobil.
Evakuasi dan Penyelesaian Damai
Proses evakuasi kendaraan berlangsung cepat berkat aksi sigap personel Satlantas polres aceh singkil, bersama warga sekitar. Kepala desa tetangga, Sarbaini, juga turun langsung memimpin proses pemindahan mobil yang sempat terperosok dan jatuh keparit.
Pasca kejadian, pihak pemilik rumah (Bapak Zarkasih) dan pihak pengemudi (Dedi Faisal) menunjukkan itikad baik. Kepala Desa Setempat Basir melalui Kasie Pemerintahan Desa Kh. Sakda, serta personel lantas Polres Aceh Singkil, ikut mediasikan Keduanya sepakat untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan melalui proses mediasi. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan damai yang berjalan lancar tanpa harus menempuh jalur hukum lebih lanjut.
Warga dihimbau untuk tetap waspada dan beristirahat jika merasa lelah saat berkendara, terutama pada jam-jam rawan di pagi buta untuk menghindari kejadian serupa.{*}
Reporter Aceh Singkil: Khalikul Sakda.












