Jalan Rabat Beton Bederai. Warga Siap Lapor Kejari

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Kabupaten,Mempawah-Baru kemarin sore Dibangun, kini kondisinya sudah berantakan. Permukaan jalan banyak yang terkelupas, kerikil kecil berhamburan bahkan memunculkan debu yang sangat mengganggu aktivitas warga sekitar.

Warga setempat siap melaporkan Proyek enak gila ini ke Kejaksaan. ” Masak umurnya baru dua bulan, tubuh jalan sudah bederai. Ini tidak bisa dibiarkan, harus kami laporkan Kejaksaan, ” Tegas Madi.

Seperti diketahui bahwa Proyek pembangunan jalan rabat beton di Gg. Nelayan RT.006/RW\.003, Desa Sungai Limau, Kecamatan Sungai Kunyit berasal dari kantong APBD Mempawah Tahun 2024. Akhir Desember, paket DAU ini rampung dikerjakan.

” Setelah berjalan 2 bulan, kondisi fisiknya tampak ndak karuan dan mengganggu para pengguna jalan yang tiap hari lalu lalang disitu. Kami yakin pekerjaannya tidak sesuai spesifikasi teknis (RAB), ” tegas Ridwan alias Kibot, penduduk sekitar.

Ridwan menambahkan, lemahnya pengawasan dari Dinas Perkimtan Kabupaten Mempawah menjadi faktor utama kerusakan tersebut. ” Selain kualitas, kwantitasnya juga buruk. Semua akibat penggunaan material yang diduga tidak sesuai bestek, ungkapnya.

Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Mempawah mengatakan, akan kami bahas di internal Dinas untuk mencari solusi. Mohon waktu dan pengertiannya. Ke depan ini akan menjadi bahan evaluasi kegiatan kami, ” terangnya.

Warga menilai jawaban Kadis tidak menyentuh ke pokok persoalan. Beliau hanya menjelaskan kulitnya, sementara isi didalam, terutama terhadap penyalahgunaan anggaran. Tidak disebut.

” Sangat disayangkan, proyek basah kuyup seharga ratusan juta rupiah, kualitasnya jauh dari harapan. Makanya akan kita laporkan ke Kejaksaan, Inspektorat maupun BPK agar diaudit mendalam terkait potensi kerugian negara atas penyimpangan tersebut. (Tim investigasi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *