Kurangnya Koordinasi Petugas Pelayanan Saat Pengambilan Nomor Antrian Dikeluhkan Pasien

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

https://www.liputankpk.com//Tapanuli Tengah, 24 Oktober 2025 — Seorang pasien di RSUD kesehatan pandan di Kabupaten Tapanuli Tengah mengeluhkan kurangnya koordinasi antar petugas pelayanan saat proses pengambilan nomor antrian.

Kondisi tersebut dinilai menyebabkan ketidakteraturan dan kebingungan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan layanan kesehatan, terutama di pagi hari ketika antrean pasien sedang membludak.

Berdasarkan pantauan di lapangan, banyak pasien yang datang sejak pagi hari harus menunggu cukup lama hanya untuk mendapatkan nomor antrian. Beberapa di antaranya bahkan mengaku tidak mendapat penjelasan yang jelas mengenai alur pendaftaran dan waktu pelayanan.

“Petugasnya seperti tidak saling berkoordinasi. Ada yang menyuruh ambil nomor di loket depan, tapi di sana malah disuruh balik ke meja pendaftaran. Jadinya kami bingung mau ke mana,” ungkap salah satu pasien, warga Kecamatan Pandan.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh warga lainnya yang menilai bahwa komunikasi antar petugas masih sangat lemah. “Pasien jadi korban ketidakjelasan. Harusnya petugas bisa saling bantu dan memberikan informasi yang sama agar masyarakat tidak bolak-balik tanpa arah,” ujar seorang pasien yang ditemui di ruang tunggu.
Situasi tersebut diperparah oleh padatnya jumlah pasien pada jam-jam sibuk, Beberapa pasien terlihat menunggu dengan wajah kesal, sementara sebagian lainnya mencoba mencari kejelasan langsung ke meja pelayanan.
Seorang warga menilai bahwa sistem pelayanan perlu segera dievaluasi agar tidak terus menimbulkan keluhan dari masyarakat. “Kami datang untuk berobat, Kalau petugasnya kompak dan berkoordinasi dengan baik, pelayanan pasti lebih cepat dan tertib,” tuturnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola fasilitas RSUD kesehatan pandan belum memberikan tanggapan resmi terkait persoalan tersebut. Namun, masyarakat berharap agar pihak manajemen segera mengambil langkah pembenahan, seperti memperbaiki sistem antrean, serta meningkatkan komunikasi internal di antara staf pelayanan.

Pelayanan publik yang berkualitas tidak hanya bergantung pada fasilitas yang tersedia, tetapi juga pada sinergi dan koordinasi antar petugas dalam melayani masyarakat. Ketidakteraturan kecil di bagian administrasi seperti pengambilan nomor antrian dapat berdampak besar terhadap kenyamanan dan kepuasan pasien.

Dengan adanya sorotan dan keluhan ini, diharapkan pihak terkait segera mengambil langkah perbaikan nyata agar ke depan, masyarakat dapat merasakan pelayanan kesehatan yang lebih profesional, cepat, dan humanis.

Tim:media online liputan kpk

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *