Liputan KPK.com~Kepahiang-Bengkulu.
Berawal saat (Siti Aminah),warga desa suka merindu, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu.
Tepat pada tanggal, 31/07/2025.Pihak keluarga, Membawa pasien dalam waktu kontrolnya dini hari tadi, pihak keluarga berinisiatif membawa ke Rumah Sakit Gading Medika karena masih dalam masa perawatan dan tanggung jawab.
Sesampainya di IGD dan dilakukan pemeriksaan oleh dokter jaga saat itu, namun, Pihak rumah sakit mengatakan, di alihkan ke layanan umum, serta harus membayar biaya perawatan saat itu,jika tidak biaya pasien bisa membengkak, padahal pasien memiliki BPJS,dengan alasan BPJS saat itu tidak aktif”Ujar yp.
Mendengarkan hal itu pihak keluarga membawa pasien (siti aminah) pulang ke rumah saudara terdekat,pada jam 04:00 pagi ,karena tidak memiliki uang untuk berobat lanjutan,sembari menunggu BPJS aktif kembali serta tanggapan dari pihak rumah sakit tersebut.
Mendapat penolakan tersebut, apalagi keluarga tidak memiliki bekal uang yang cukup, dengan kondisi yang mengkhawatirkan, dan pagi yang dingin, pasien kembali dibawa pulang oleh pihak keluarga, Keluarga hanya bisa berdoa, dan bermimpi, semoga esok bisa pulih.
Tetapi,keadaan yang menimpa pasien terus mengkhawatirkan, keluarga terpaksa merujuk pasien ke RS M. YUNUS kota bengkulu.
Di RS M.YUNUS, kami berharap tidak ada penolakan, karena kami hanya berbekal BPJS, Dan Alhamdulillah pasien mendapatkan penanganan dari pihak IGD RS M. Yunus,” sebut yp.
Tapi Tuhan berkehendak lain, saat penanganan di RS M. Yunus, nyawa masih bisa tertolong, dan akhirnya pasien menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul +04:30 Wib, Sabtu (09/08/2025).
Innalillahi wainnailaihi rajiun, ibunda kami
(siti aminah) telah meninggal dunia.
Saya menyesalkan dan tidak terima, pelayanan medis yang dilakukan oleh RS Gading Medika bengkulu” ucap Yapan,anak kandung ,dengan nada lirih.

Pengacara hukum, RS Gading Medika bengkulu,(AN) mengatakan,berita tersebut tidak benar, dan pihaknya akan mencari kebenaran.
Hingga berita ini di terbitkan, awak media masih menunggu terkait kronologis lengkap dan informasi lanjutannya dari pihak RS Gading Medika.
(A Perlis)












