Oknum Datok Kutip Uang Masyarakat nya , Dengan Dalih perjuangan .

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

 

(Liputan KPK.Com), Aceh Tamiang Kecamatan Rantau belakangan ini sering terdengar berita di beberapa media lokal, tentang aksi premanisme, Jum’at (23/05/2025).

Menyoroti aksi premanisme tim media pun turun kelapangan untuk melakukan penelusuran lebih mendalam, terhadap informasi di publik Aceh Tamiang itu , Dari hasil pantauan tim media bukan premanisme tetapi lebih mengarah penjarahan atau pencurian kelapa sawit, yang dilakukan masyarakat kampung( Desa* red) Mekar Jaya, Kecamatan Rantau .

Bagaimana mungkin warga yang mencuri sawit milik orang lain dengan terstruktur ada pengawas nya, bernama Irwan yang mengaku sebagai pengacara Datok penghulu Kampung ( Desa*red) Mekar Jaya, disebut premanisme, ini mutlak pencurian dari pemilik kebun yang nama nya ada di SHM

Salah satu warga yang tidak mau di sebut kan nama nya, menurut keterangan warga bahwa mereka dikutip uang 900 ribu untuk mendapatkan tanah yang belum tau milik siapa itu ,dan tanah tersebut luas nya lima hektar, yang saat ini dijarah dan dicuri dengan dalih milik kampung .

Namun pada saat tim media menelpon Datok penghulu melalui WhatsApp guna mengkomfirmasi nya, ia mengatakan “ ada bg, hasil musyawarah bersama dikeluarkan 800 ribu per orang untuk mengembalikan uang yang habis dalam perjuangan mendapatkan tanah tersebut,” ungkap nya .

Masyarakat yang ikut berjuang dalam persoalan tanah PT Betami, dengan dalih SHM , bukan milik PT , yang ikut berjuang mendapat tanah tiga Rante tapi bayar biaya perjuangan 800 ribu / tiga Rante tanah ,

Ini jelas pungli yang terstruktur dengan dokumen surat yang dikeluarkan dan ditandatangani oleh Datok penghulu Kampung (Desa*red) Mekar jaya , dalam konteks Surat Peryataan Pinjam Pakai .

Dengan ini kuat dugaan masyarakat di tipu, kami meminta kepada APH untuk perlu penelusuran lebih maksimal terhadap prilaku pemangku kebijakan di kampung ini, agar jangan masyarakat awam menjadi korban nya.

 

(kaperwil Aceh)

 

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *