BAYUNG LENCIR, 31 AGUSTUS 2026 — Tim Penyuluhan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Markas Besar TNI yang dipimpin langsung oleh Brigjen TNI (Marinir) Asril Tanjung, Pati Sahli Mabesal, melaksanakan kegiatan penyuluhan di halaman Kantor Camat Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Sabtu (31/8) pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi, memperkuat sinergitas, serta meningkatkan kesiapsiagaan seluruh elemen dalam mencegah dan menanggulangi bencana Karhutla yang kerap melanda wilayah tersebut.
Acara dimulai secara khidmat dengan penyanyian lagu Indonesia Raya secara bersama-sama, dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Simpang Bayat, Faktur Rahman Husein.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kasdim 0401/Muba Mayor Inf Edi Hermanto, Sekcam Bayung Lencir Anggara Saputra mewakili Camat, Danramil 401-4/Bayung Lencir Lettu Inf Afriyatna Wijaya, Kapolsek Bayung Lencir AKP Kosim, Anggota DPRD Kabupaten Muba Dedi Zulkarnain, S.E., para Kepala Desa se-Kecamatan Bayung Lencir, serta perwakilan Manggala Agni, BPBD, Damkar, RSUD, KPHP Mendis-Lalan, pihak perusahaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Dalam sambutannya, Sekcam Anggara Saputra terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Camat Bayung Lencir yang berhalangan dikarenakan kegiatan lain yang sudah dijadwalkan jauh sebelumnya. Selanjutnya, beliau menyampaikan rasa bangga dan terhormat atas kedatangan tim penyuluhan dari Mabes TNI. Ia menjelaskan wilayah Bayung Lencir sebagian besar berupa lahan gambut yang rawan kebakaran, terutama di Desa Mendis dan Muara Medak.
“Kami bekerja sama dengan TNI dan Polri mengatasi bencana Karhutla, dan mohon bimbingan serta arahan agar bencana ini dapat segera teratasi,” ujarnya.
Selanjutnya, Anggota DPRD Kabupaten Muba Dedi Zulkarnain turut menyampaikan sambutan sekaligus ucapan terima kasih atas kehadiran tim tersebut. Ia menegaskan Bayung Lencir merupakan wilayah terluas di Kabupaten Muba dengan dominasi lahan gambut, sehingga rawan Karhutla saat musim kemarau.
“Alhamdulillah tahun ini kejadian Karhutla dapat diminimalisir berkat kerja sama semua pihak, dan kehadiran tim penyuluhan menjadi semangat baru bagi kami,” ungkapnya.
Masuk pada sesi utama, Brigjen TNI (Marinir) Asril Tanjung menyampaikan materi penyuluhan. Beliau menyampaikan kegiatan ini merupakan instruksi Panglima TNI untuk memberikan edukasi sekaligus mengajak masyarakat dan petugas pemadam agar menyadari bahwa mereka tidak berjuang sendirian.
“Perubahan iklim dan cuaca menjadi pemicu kebakaran, sehingga kita harus mengambil langkah-langkah pencegahan. Kita juga harus memberikan efek jera kepada pelaku pembakaran lahan serta memperketat patroli di wilayah rawan agar masyarakat tidak berani membakar lahan,” tegasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan paparan teknis pencegahan serta penanggulangan Karhutla dari tim Mabes TNI yang terdiri dari Kolonel Inf Arianto Sunu Kuncoro, M.Tr.(Han), Kolonel Arh Jimmy Hutapea, Kolonel Inf Thomas Heru Rinawan, S.IP., M.H., Kolonel Kes Munaji, Kolonel Tek Aris Purnawan, Kolonel Laut (PM) Budi K. Eliyas, dan Letkol Mar Ahmad Fauzi.
Sekitar pukul 11.00 WIB, Brigjen TNI (Marinir) Asril Tanjung beserta rombongan didampingi unsur pimpinan kecamatan meninjau langsung lokasi bencana Karhutla di Desa Mendis, Kecamatan Bayung Lencir. Kedatangan beliau disambut baik oleh unsur pemerintah desa dan warga setempat. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 13.00 WIB dalam keadaan aman dan tertib, lalu ditutup dengan makan siang bersama di Rumah Makan Pindang Musi, Bayung Lencir.












