Sinergi Bapenda Bekasi dan PLN Cikarang Diperkuat, PPJ Jadi Penopang Pendapatan Daerah

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

CIKARANG, liputankpk.com – Kolaborasi antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi dan PT PLN (Persero) UP3 Cikarang terus menunjukkan tren positif. Kerja sama ini dinilai berperan penting dalam mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor Pajak Penerangan Jalan (PPJ).

Apresiasi disampaikan Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, terhadap konsistensi PLN dalam melakukan penyetoran PPJ secara tepat waktu. Selain itu, akurasi data yang disajikan juga dianggap membantu pemerintah daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

Menurut Iwan, kontribusi PLN tidak hanya berdampak pada kelancaran administrasi, tetapi juga memberikan dasar yang kuat dalam penyusunan kebijakan fiskal. Data yang valid memungkinkan pemerintah daerah merancang strategi peningkatan pelayanan publik secara lebih terarah dan efektif.

Lebih lanjut, ia menilai hubungan kelembagaan antara Bapenda dan PLN telah terjalin dengan baik dan perlu terus diperluas. Salah satu upaya yang didorong adalah peningkatan edukasi kepada masyarakat terkait kewajiban pembayaran listrik, yang secara langsung berkontribusi terhadap penerimaan PPJ.

“Ke depan, sinergi ini diharapkan tidak hanya terbatas pada pengelolaan pendapatan, tetapi juga mencakup edukasi publik serta pemanfaatan layanan digital agar semakin memudahkan masyarakat,” ujar Iwan.

Dari sisi PLN, Manager UP3 Cikarang, Wiedhyarno Arief Wicaksono, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pemerintah daerah. Ia menyebut, penyetoran PPJ yang tepat waktu dan penyajian data yang akurat merupakan bagian dari tanggung jawab PLN dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kerja sama dengan pemerintah daerah menjadi elemen penting dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia menyebut, integrasi antara layanan kelistrikan dan kebijakan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menciptakan sistem pelayanan publik yang berkelanjutan.

Tidak hanya fokus pada pengelolaan PPJ, kedua pihak juga mulai menjajaki kerja sama dalam mendukung transisi energi. Salah satu langkah konkret yang dibahas adalah pengembangan dan pemanfaatan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah Kabupaten Bekasi.

Upaya ini diharapkan dapat mempercepat penggunaan energi ramah lingkungan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Laporan: Alhidayah

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *