Perjuangan dan Harapan Adu Nasib Lewat Ajang Audisi Dangdut Akademi 8
LiputanKPK.com. Makassar, 26 April 2026. Harapan besar bisa lahir dari langkah sederhana. Itulah yang dilakukan Sri Ummu Fadillah, seorang siswi SMA asal Kabupaten Sinjai yang berjuang mengejar mimpi demi membantu ibunya keluar dari kesulitan hidup.
Di usia yang masih muda, Sri harus menerima kenyataan pahit setelah ditinggal sang ayah, yang semasa hidup bekerja sebagai penjual ikan. Sejak saat itu, ibunya, Marhuma, menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga.
Setiap hari, Marhuma berjibaku sejak subuh. Ia membeli ikan di tempat pelelangan, lalu berkeliling menjualnya ke sejumlah pasar seperti Pasar Bikeru di Lappa hingga Pasar Mannanti. Semua itu dilakukan demi menyambung hidup dan membiayai pendidikan anaknya.
Melihat perjuangan sang ibu yang tak kenal lelah, Sri memilih tidak tinggal diam. Ia memutuskan untuk berjuang dengan caranya sendiri mengandalkan bakat bernyanyi yang dimilikinya.
Dengan tekad yang kuat, Sri berangkat ke Makassar pada Sabtu, 25 April 2026, untuk mengikuti audisi Dangdut Akademi 8. Perjalanan itu ia tempuh seorang diri menggunakan mobil sewa, tanpa didampingi orang tua.
“Kalau sudah niat dan tekadnya kuat, silakan berangkat dengan bismillah,” ujar Marhuma dengan suara bergetar saat melepas kepergian putrinya.
Langkah Sri bukan sekadar mengikuti ajang pencarian bakat. Di balik keberangkatannya, tersimpan harapan besar untuk mengubah nasib keluarga dan meringankan beban sang ibu yang selama ini berjuang sendirian.
Bagi para pengusaha-pengusaha besar dan para pejabat tolong bantu Sri Ummu Fadillah yang ingin sekali melihat keluarganya bahagia.
Muh. Ilham Nur












