Penyampaian Aspirasi Masyarakat Desa Salonsa dan Desa Ungkaya Terkait Dampak Aktivitas Pertambangan
LiputanKPK.com. Salosa dan Ungkaya — Pada tanggal 28 Juli 2025, kami selaku perwakilan kelompok tani dan nelayan dari Desa Salonsa dan Desa Ungkaya telah menyampaikan secara langsung aspirasi masyarakat kepada Ketua DPRD Kabupaten Morowali. Aspirasi ini berkaitan dengan dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas perusahaan-perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah kami, yang telah merusak lahan pertanian dan tambak masyarakat.
Kami berharap DPRD Morowali dapat segera menindaklanjuti laporan ini dan berperan aktif sebagai jembatan penghubung antara masyarakat, pihak perusahaan, dan pemerintah. Harapan kami adalah agar segera ditemukan solusi nyata demi menjaga keberlangsungan hidup masyarakat serta mewujudkan kesejahteraan bersama.
Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu warga yang namanya disamarkan (MM), ia menyampaikan bahwa aktivitas pertambangan telah mencemari aliran sungai yang menjadi sumber utama bagi sawah dan tambak masyarakat. Rabu, 13/8/2025.
“Saat ini, kegiatan tambang telah berdampak langsung terhadap para petani dan petambak. Air yang mengalir ke persawahan dan empang kami tercemar, sehingga menyebabkan kerugian besar bagi kami,” ungkap MM.
MM juga menambahkan bahwa:
“Sejak tambang beroperasi di wilayah kami, khususnya di Desa Salonsa dan Desa Ungkaya, kami para petani dan petambak sangat berharap DPRD Morowali segera mengambil tindakan nyata serta mencarikan solusi atas permasalahan ini.”
Kami tegaskan bahwa masyarakat tidak menolak pembangunan, tetapi berharap agar seluruh aktivitas ekonomi dilakukan secara bertanggung jawab dan tidak merugikan hak hidup masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada pertanian dan perikanan.
Muh. Ilham Nur












