Dugaan Korupsi Pengadaan Sapi dan Kandang di Desa Pesanggrahan, Anggaran kurang lebih Rp500 Juta Hanya Hasilkan 1 Kandang dan 7 Ekor Sapi,beserta Cctv dari Anggaran lain.

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Pekalongan –  LiputanKPK.com

Program ketahanan pangan Desa Pesanggrahan, Kabupaten Pekalongan, yang digelontorkan melalui Dana Desa tahun anggaran 2022, 2023, hingga 2024, kini menuai tanda tanya besar. Dari informasi yang beredar,total anggaran kurang lebih  Rp500 juta,fakta di lapangan hanya ditemukan satu bangunan kandang sapi serta 7 ekor sapi, di mana 6 ekor masih berukuran kecil dan hanya 1 ekor yang terlihat sudah besar,beserta pemasangan CCTV dari sumber Anggaran Lain.

Fakta yang Mengundang Pertanyaan

Hasil penelusuran dan keterangan warga menyebutkan bahwa realisasi program tidak sebanding dengan nilai anggaran yang cukup fantastis. Kandang sapi yang dibangun hanya satu unit, sementara jumlah sapi yang ada sangat terbatas.

“Kalau memang anggarannya sampai ratusan juta selama tiga tahun, seharusnya hasilnya lebih terlihat. Tapi di lapangan hanya ada satu kandang dan tujuh sapi, itu pun sebagian masih kecil,” ujar salah satu warga setempat.

Indikasi Penyimpangan

Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya penyimpangan dalam mekanisme penggunaan dana ketahanan pangan. Perbandingan antara jumlah anggaran dengan hasil fisik yang ada di lapangan dianggap tidak wajar dan perlu segera mendapat perhatian dari pihak berwenang.

Kaorwil Jateng Lembaga KPS Abdul Basyir SH juga menyoroti transparansi laporan keuangan pemerintah desa harusnya transparan. Beliau menilai ketidakjelasan jumlah sapi dan pembangunan kandang yang terbatas bisa menjadi indikasi adanya praktik korupsi atau penyalahgunaan anggaran.

Tuntutan Audit

Abdul Basyir juga menuntut agar pihak Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum segera melakukan audit terhadap realisasi program ketahanan pangan Desa Pesanggrahan. “Dana Desa adalah uang rakyat. Kalau Dana Rp500 juta hanya menghasilkan satu kandang dan beberapa ekor sapi, harus ada yang bertanggung jawab,” tegas Abdul Basyir.

Penutup

Hingga kini, publik masih menunggu kejelasan mengenai rincian penggunaan anggaran ketahanan pangan Desa Pesanggrahan tahun 2022, 2023, dan 2024.Dari Penuturan Kepala Desa Sendiri itu ditahun 2022,2023,2024 sekitar Pertahun 160jt x 3 Tahun.Namun Secara tertulis belum dijabarkan,ketua Poktan juga belum ada keterangan pasti.Fakta di lapangan yang minim hasil nyata dinilai tidak sebanding dengan jumlah dana yang telah dihabiskan. Desakan audit terbuka pun terus menguat agar dugaan korupsi dalam program ini bisa terungkap.

Agz

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *