Liputan KPK -Pangandaran 4-10-2025 –
Di tengah gonjang-ganjing fitnah dan provokasi yang sempat beredar di media sosial, khususnya akun TikTok, Sahabat Jiwa binaan Rumah Solusi Himathera Indonesia (RSHI) membuktikan bahwa mereka tetap kuat dan tidak tergoyahkan.
Alih-alih terpuruk, mereka justru menjawabnya dengan karya dan semangat untuk sembuh. Dua Sahabat Jiwa asal Bandung kini aktif berlatih musik sebagai sarana terapi jiwa. Suara gitar dan alunan nada yang mereka mainkan menjadi simbol kebangkitan, harapan, dan semangat hidup baru.
Kebahagiaan bukan hanya dirasakan para Sahabat Jiwa, tetapi juga keluarga mereka yang kini melihat perubahan positif.
“Alhamdulillah, anak kami semakin ceria, semangat, dan bisa menyalurkan energinya lewat musik. Kami bersyukur dan berterima kasih kepada tim Himathera yang sabar mendampingi,” ungkap salah satu orang tua dengan mata berkaca-kaca.
Rumah Solusi Himathera Indonesia menegaskan bahwa apapun isu yang berkembang, pihaknya tidak akan pernah lelah dalam mendampingi Sahabat Jiwa. Dengan kasih sayang dan totalitas, RSHI berkomitmen untuk terus membimbing setiap Sahabat Jiwa agar pulih, mandiri, dan bisa berkarya kembali.
“Kami tidak akan gentar dengan fitnah. Kami akan tetap hadir, sabar, dan totalitas untuk mendampingi Sahabat Jiwa. Mereka berhak bahagia, berhak sembuh, dan berhak berkarya,” tegas Dede Adriansyah, S.IP, Cht, MM, penggagas RSHI.
Kisah bangkitnya dua Sahabat Jiwa asal Bandung ini menjadi contoh nyata: bahwa cinta, sabar, dan karya bisa melampaui segala stigma. Musik kini bukan sekadar hiburan, melainkan obat jiwa yang mengantar mereka pada kesembuhan dan kehidupan baru.
“Kami tidak akan lelah. Totalitas kami adalah untuk kebaikan, untuk memulihkan dan menguatkan Sahabat Jiwa.”
Dede Adriansyah ujarnya. ”
Liputan KPK. com
David












