Kemenangan Syafran di Pilkades Selok Aceh: Demokrasi Penuh Sportivitas dan Asa Baru Menuju Desa Mandiri

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Aceh Singkil | liputankpk.com ~ Suasana semarak demokrasi menyelimuti Desa Selok Aceh, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, pada Sabtu pagi, 20 Desember 2025. Ratusan warga tumpah ruah di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berlokasi di komplek perumahan setempat, menunaikan hak pilih mereka dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang berlangsung dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Pilkades kali ini menjadi penentu arah pembangunan Desa Selok Aceh untuk enam tahun ke depan, memilih pemimpin yang akan menakhodai berbagai program kemajuan.

Dua kandidat kuat bersaing memperebutkan posisi Kepala Desa: Syafran, yang tampil dengan nomor urut dua, dan Darmi, dengan nomor urut satu. Persaingan yang sengit ini tidak sedikit pun mengurangi semangat persaudaraan dan sportivitas yang selalu ditekankan oleh para tokoh masyarakat setempat.

Antusiasme warga Selok Aceh terlihat jelas dari tingkat partisipasi. Dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 456 orang, sebanyak 397 pemilih hadir menggunakan hak suaranya. Angka ini menunjukkan kesadaran demokrasi yang tinggi di kalangan masyarakat untuk menentukan pemimpinnya.

Kelancaran dan ketertiban Pilkades Selok Aceh tidak lepas dari pengawasan ketat serta sinergi yang luar biasa dari berbagai pihak. Camat Singkil, Bapak Khairuddin, SE, bersama Danramil 0109/02 Singkil, Kapten Dalius beserta personelnya, dan Kapolsek Singkil, Iptu Akhirullah beserta jajarannya, tampak aktif memantau seluruh proses pemilihan.

Bahkan, sebuah pemandangan inspiratif terlihat saat Kapolsek Singkil bersama anggotanya menunjukkan dedikasi tinggi dengan turut membantu mengangkut kotak suara menuju TPS menggunakan sepeda motor pribadi. Aksi ini menjadi simbol kuat sinergi dan kedekatan aparat keamanan dengan masyarakat.

Kehadiran Staf Pemerintahan Kecamatan Singkil, Syakirin, dan Staf Pemerintahan Desa Buyung Rahmat juga turut memastikan setiap tahapan berjalan sesuai prosedur. Untuk memperkuat aspek keamanan dan ketertiban umum, sebanyak 65 personel gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayatul Hisbah (WH) diterjunkan di TPS. Penugasan ini atas permintaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Aceh Singkil, sekaligus untuk memastikan pengawasan Syariat Islam dalam mendukung suksesnya Pilkades 2025.

Sebelum proses inti dimulai, Ketua Badan Permusyawaratan Gampong (BPG) Desa Selok Aceh, Bapak M. Sani, menyampaikan pesan yang menyejukkan hati. Beliau mengingatkan seluruh elemen masyarakat, baik para kandidat maupun para pendukung, untuk senantiasa menjaga sportivitas dan semangat persaudaraan pasca-pemilihan.

“Menang atau kalah adalah hal biasa dalam demokrasi. Yang terpenting adalah menjaga persaudaraan. Bagi yang menang, rangkullah yang kalah. Karena membangun desa membutuhkan kebersamaan seluruh warga,” tegas Bapak M. Sani, yang disambut tepuk tangan meriah hadirin. Pesan ini terbukti menjadi pegangan utama dalam menjaga kondusifitas suasana Pilkades hingga usai.

Proses penghitungan suara berlangsung penuh ketegangan, di mana kedua calon saling kejar-mengejar angka di awal, membuat setiap pasang mata terpaku pada papan rekapitulasi. Detik-detik terakhir penghitungan menjadi sangat krusial, menunjukkan bahwa setiap suara memiliki arti penting dalam menentukan hasil akhir.

Setelah seluruh 350 surat suara sah berhasil dihitung, Syafran berhasil unggul telak dengan perolehan 235 suara. Sementara itu, rivalnya, Darmi, mendapatkan 125 suara. Tercatat pula 37 surat suara dinyatakan rusak atau tidak sah. Dengan hasil ini, Syafran resmi dinyatakan sebagai pemenang Pilkades Selok Aceh tahun 2025. Kemenangan ini disambut dengan sukacita oleh para pendukungnya, namun tetap dalam koridor kebersamaan yang telah diamanatkan.

Secara keseluruhan, Pilkades di Selok Aceh tahun 2025 berjalan sukses, aman, damai, dan penuh sportivitas. Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras panitia pelaksana, kesigapan aparat keamanan, serta partisipasi aktif dan kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi.

Dengan terpilihnya Syafran sebagai Kepala Desa yang baru, kini harapan besar disandarkan padanya. Masyarakat Selok Aceh menaruh asa agar desa mereka akan semakin maju dan sejahtera di bawah kepemimpinannya. Visi untuk mewujudkan desa yang mandiri dan berdaya dengan tingkat kolaborasi tinggi di masa mendatang kini menjadi pekerjaan rumah yang harus diemban bersama, demi kemajuan seluruh warga Selok Aceh.{*}

Pewarta: Khalikul Sakda

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *