Aktivis dan Jurnalis Senior RRI Makassar Raih Gelar Doktor Pendidikan Cumlaude

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Aktivis dan Jurnalis Senior RRI Makassar Raih Gelar Doktor Pendidikan Cumlaude

LiputanKPK.com. Makassar — Aktivis sekaligus jurnalis senior Radio Republik Indonesia (RRI) Makassar, Fitriyani, resmi meraih gelar Doktor (S3) Ilmu Pendidikan dari Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (UNM). Prestasi tersebut kian membanggakan karena ia lulus dengan predikat cumlaude dan tercatat sebagai doktor pendidikan ke-326 yang dihasilkan UNM.

Pencapaian akademik ini tidak hanya menjadi keberhasilan personal, tetapi juga mencerminkan komitmen panjang Fitriyani dalam memperjuangkan penguatan pendidikan, literasi, dan kesadaran sosial melalui media, khususnya radio.

Dalam disertasinya yang berjudul “Pengembangan Konten Siaran Radio dalam Mencegah Perilaku Bullying pada Masyarakat Lorong”, Fitriyani menyoroti peran strategis radio sebagai media edukatif dalam membangun literasi masyarakat serta mencegah perilaku perundungan (bullying), terutama di tingkat akar rumput.

Penelitian tersebut dinilai relevan dengan tantangan sosial yang masih dihadapi masyarakat Indonesia, di mana praktik kekerasan dan bullying masih kerap terjadi, khususnya di kalangan generasi muda. Melalui pendekatan komunikasi massa berbasis komunitas, Fitriyani mengkaji bagaimana konten siaran radio dapat dirancang secara sistematis untuk menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter dan kesadaran sosial.

Tidak hanya bersifat konseptual, riset ini juga menghadirkan rekomendasi praktis bagi pengelola media, pendidik, dan pemangku kebijakan dalam merancang konten siaran yang edukatif, humanis, dan berorientasi pada pencegahan kekerasan serta peningkatan literasi masyarakat.

Dalam keterangannya, Fitriyani mengungkapkan rasa syukur atas capaian akademik yang diraihnya.

“Meraih gelar doktor dengan predikat cumlaude merupakan anugerah luar biasa. Perjalanan ini bukan semata tentang pencapaian akademik, tetapi tentang bagaimana hasil penelitian dapat memberi kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap disertasinya dapat menjadi rujukan ilmiah bagi pendidik, pemerintah, dan pelaku media dalam merumuskan kebijakan dan program yang responsif terhadap isu bullying serta penguatan literasi publik.

Ke depan, Fitriyani berkomitmen untuk terus mengembangkan riset lanjutan serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, baik lembaga pendidikan maupun instansi pemerintah, guna mendorong lahirnya kebijakan pendidikan berbasis riset demi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

RED

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *