Marak Kasus Libatkan Oknum Polisi, Wakil Ketua PJI Sulsel Minta Pengawasan Internal Diperketat

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Marak Kasus Libatkan Oknum Polisi, Wakil Ketua PJI Sulsel Minta Pengawasan Internal Diperketat

LiputanKPK.com. MAKASSAR — Wakil Ketua DPD Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulawesi Selatan, Rizal Rahman, angkat bicara terkait maraknya pemberitaan yang menyeret sejumlah oknum anggota kepolisian dalam beberapa hari terakhir ini.

Menurut Rizal, ruang publik khususnya media sosial dipenuhi kabar mengenai dugaan pelanggaran yang melibatkan aparat penegak hukum.

Ia menilai rangkaian peristiwa tersebut berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

“Beberapa hari terakhir ini media sosial ramai memberitakan kasus yang melibatkan oknum polisi, mulai dari dugaan kasus yang menyeret Kapolres Bima hingga Kasat Narkoba di sejumlah daerah,” ujar Rizal kepada awak media, Selasa (24/2/2026).

Ia juga menyoroti munculnya dugaan kasus Kasat Narkoba Polres Toraja Utara yang disebut-sebut terkait jaringan narkoba.

Selain itu, publik juga dihebohkan dengan kasus dugaan penganiayaan oleh oknum anggota Brimob di Tual, terhadap seorang anak berusia 14 tahun hingga meninggal dunia.

Tak berhenti di situ, Rizal Rahman menambahkan, masyarakat kembali dikejutkan oleh kabar meninggalnya seorang polisi muda di Sulawesi Selatan di barak Anggota Sabhara Polda Sulsel, yang diduga terkait tindakan kekerasan oleh senior satu Kantornya di Sabhara Polda Sulsel.

Rizal menyatakan keprihatinan mendalam atas rentetan peristiwa tersebut terjadi mudah-mudahan tidak terulang kembali.

Ia menegaskan bahwa tindakan segelintir oknum tidak boleh merusak citra institusi kepolisian secara keseluruhan itu perlu dipahami masyarakat.

“Kami dari PJI Sulawesi Selatan merasa prihatin terhadap ulah oknum polisi yang melakukan kesalahan fatal dan berpotensi merusak nama baik Polri,” tegasnya.

Ia berharap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dapat terus memperkuat pengawasan internal serta menegaskan komitmen pembinaan terhadap seluruh jajaran seluruh Indonesia.

“Polri adalah pelindung dan pengayom masyarakat.

Jangan sampai ulah satu oknum membuat citra seluruh anggota menjadi buruk di mata publik,” katanya.

Menjelang bulan suci Ramadan, Rizal juga mengimbau seluruh anggota kepolisian untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam bertugas.

“Mari menjaga diri di bulan suci Ramadan, menjaga nama baik institusi Polri, dan menjadi polisi yang baik di mata masyarakat Indonesia,” pungkas Rizal.

Team Red/Ilham Nur

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *