NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

GRIB Jaya Makassar Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kejati Sulsel dan DPRD Makassar, Soroti Dugaan Penyimpangan Anggaran

LiputanKPK.com — Makassar, 29 Juni 2026 – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GRIB Jaya Makassar menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Senin (29/6/2026), sekitar pukul 11.00 WITA. Aksi yang diikuti anggota GRIB Jaya dari Makassar dan Pangkep tersebut dipimpin oleh Jenderal Lapangan (Jendlap) Ardan.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan aspirasi terkait dugaan penyimpangan pada program pengadaan bibit nanas dan penggunaan anggaran di sektor pendidikan. Mereka meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan tersebut secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Di hadapan peserta aksi, perwakilan massa menyampaikan bahwa terdapat sejumlah indikasi yang menurut mereka perlu ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan. Massa juga berharap seluruh pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut dapat diperiksa secara objektif berdasarkan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam orasinya, massa menyebut adanya dugaan penyimpangan anggaran pada program pengadaan bibit nanas dengan nilai sekitar Rp30 miliar serta dugaan penyimpangan anggaran di sektor pendidikan senilai sekitar Rp18 miliar. Namun demikian, seluruh informasi tersebut masih berupa dugaan dan menjadi kewenangan aparat penegak hukum untuk membuktikannya melalui proses hukum yang berlaku.

Usai menyampaikan aspirasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, massa kemudian bergerak menuju Kantor DPRD Kota Makassar untuk menyampaikan tuntutan yang sama kepada para wakil rakyat. Massa berencana bertemu dengan Ketua DPRD Kota Makassar, namun yang bersangkutan tidak berada di tempat sehingga aspirasi diterima oleh perwakilan DPRD.

Pertemuan berlangsung dalam suasana kondusif, aman, dan tertib. Perwakilan DPRD menerima aspirasi yang disampaikan dan menyatakan akan menindaklanjutinya sesuai mekanisme yang berlaku. Setelah dialog selesai, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebelum massa membubarkan diri secara tertib.

Aksi unjuk rasa berlangsung di bawah pengamanan aparat kepolisian. Hingga kegiatan berakhir, situasi tetap berjalan aman tanpa adanya insiden yang mengganggu ketertiban umum.

Penulis: Muh. Ilham Nur

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *