Probolinggo – iputankpk.com_Penyaluran zakat melalui lembaga resmi kembali menjadi perhatian masyarakat menjelang bulan suci Ramadan. Sejumlah aktivis dari Lembaga Kajian dan Diskusi Nusantara (LKDN) Kabupaten Probolinggo menyatakan siap turun langsung untuk mengawal penyaluran zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) agar benar-benar tepat sasaran dan sampai kepada masyarakat yang berhak.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap amanah umat. Pasalnya, pada tahun sebelumnya penyaluran zakat di beberapa wilayah Kabupaten Probolinggo sempat menuai sorotan dari masyarakat karena dinilai masih ada bantuan yang kurang tepat sasaran.
Para aktivis LKDN menilai zakat adalah ibadah yang sangat mulia sekaligus amanah besar dari umat kepada lembaga pengelola zakat. Karena itu, proses penyalurannya harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan syariat Islam.
Salah satu aktivis LKDN Kabupaten Probolinggo mamat (nama panggilan) yang pernah mendapat amanah membantu proses penyaluran zakat kepada masyarakat mengatakan bahwa pengalaman di lapangan menunjukkan perlunya pengawalan yang lebih kuat.
Menurutnya, proses penyaluran zakat tidak cukup hanya berdasarkan data administrasi, tetapi juga perlu disertai bukti nyata di lapangan seperti verifikasi kondisi penerima, dokumentasi penyaluran, serta laporan yang jelas kepada publik.
“Kami pernah melihat langsung kondisi di lapangan. Karena itu kami merasa terpanggil untuk ikut mengawal agar zakat benar-benar sampai kepada fakir miskin, dhuafa, dan masyarakat yang memang berhak menerimanya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pengawalan tersebut bukan untuk mencari kesalahan atau menyudutkan pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk kepedulian agar amanah umat dapat dijalankan dengan baik dan penuh tanggung jawab.
LKDN bersama sejumlah relawan sosial di Kabupaten Probolinggo juga siap membantu memastikan setiap penyaluran zakat memiliki data penerima yang jelas, bukti fisik penyaluran, serta dokumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami ingin kepercayaan masyarakat terhadap lembaga zakat tetap terjaga. Jika pengawasan kuat dan transparansi dijalankan dengan baik, insyaAllah zakat akan benar-benar menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Para aktivis berharap sinergi antara masyarakat, organisasi sosial, dan lembaga amil zakat dapat terus diperkuat sehingga penyaluran zakat di Kabupaten Probolinggo semakin transparan, tepat sasaran, dan membawa manfaat nyata bagi umat.
Dengan pengawalan bersama ini, diharapkan zakat yang dihimpun dari masyarakat benar-benar menjadi berkah, bukan hanya bagi penerima, tetapi juga bagi seluruh umat Islam.
NB: LSM LKDN adalah aktivis kontrol pemerintah sesuai Sk berlaku 4 tahun lalu
Penulis Amin
Editor: Adiw












