Aktivisi LKDN Siap Kawal Penyaluran Zakat BAZNAS Agar Tepat Sasaran di Kabupaten Probolinggo

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

 

Probolinggo –liputankpk.com_ Penyaluran zakat melalui lembaga amil zakat resmi kembali menjadi perhatian publik. Sejumlah aktivis dari Lembaga Kajian Kajian Nusantara (LKDN) Kabupaten Probolinggo menyatakan siap ikut mengawal penyaluran zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) agar benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima.

Organisasi dan lembaga LKDN dan PALIRA

Langkah pengawalan ini muncul setelah pada tahun sebelumnya penyaluran zakat di beberapa wilayah Kabupaten Probolinggo sempat menjadi sorotan masyarakat. Beberapa pihak menilai masih ada bantuan zakat yang dinilai kurang tepat sasaran, sehingga memunculkan kritik dan evaluasi dari berbagai kalangan.

Salah satu aktivis LKDN Kabupaten Probolinggo, yang enggan menyebut namanya karena LKDN sudah menjadi organisasi oposisi pemerintah sesuai sk 4 tahun yang lalu: dia mengatakan bahwa  sebelumnya pernah mendapatkan amanah untuk membantu penyaluran zakat kepada masyarakat menyampaikan bahwa pengalaman di lapangan menunjukkan perlunya pengawasan yang lebih kuat.

Menurutnya, proses penyaluran zakat harus disertai dengan data yang jelas, bukti fisik, serta dokumentasi penerima manfaat agar transparansi dapat terjaga dan tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.

“Kami pernah terlibat langsung dalam penyaluran zakat dan melihat kondisi sebenarnya di lapangan. Karena itu kami merasa perlu membantu mengawal agar penyaluran zakat benar-benar sesuai syariat Islam dan tepat sasaran kepada para mustahik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengawalan tersebut bukan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai bentuk kepedulian agar amanah umat dapat dijalankan dengan baik dan transparan.

LKDN bersama sejumlah relawan sosial di Probolinggo berkomitmen membantu memastikan bahwa setiap penyaluran zakat memiliki bukti yang jelas, baik berupa data penerima, dokumentasi, maupun laporan yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami ingin zakat yang dikumpulkan dari masyarakat benar-benar sampai kepada fakir miskin, dhuafa, dan masyarakat yang memang berhak menerimanya. Jika pengawasan kuat, insyaAllah tidak akan ada penyelewengan,” lanjutnya.

Para aktivis juga berharap sinergi antara masyarakat, organisasi sosial, dan lembaga amil zakat dapat semakin kuat, sehingga kepercayaan publik terhadap lembaga zakat tetap terjaga.

Dengan pengawalan bersama tersebut, diharapkan penyaluran zakat di Kabupaten Probolinggo ke depan semakin transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip keadilan dalam ajaran Islam.

 

Penulis : Amin

Editor   : Ediw

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *