Tragedi maut Drag Race,merenggut nyawa di kelurahan upai.

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Liputan KPK.com, jurnal Robert.M.

Sulut, kcmtn Kotamobagu – kabar yang begitu dalam kini menyelimuti salah satu keluarga korban tragedi  maut  Drag Race tidar  di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Minggu (9/8/2026).

Di tengah hiruk-pikuk kabar kecelakaan,  seorang bapak bergegas menuju rumah sakit dengan pakaian seadanya—masih mengenakan baju kebun yang basah oleh keringat. Ia datang dengan harapan… namun yang ditemuinya justru kenyataan paling pahit dalam hidupnya.

Sang istri tercinta telah lebih dulu menghembuskan napas terakhir.

Sementara itu, anak mereka kini terbaring lemah, berjuang antara hidup dan mati,  dirawat di rumah sakit yang berbeda dengan luka berat.

Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan momen yang merobek hati siapa saja yang melihatnya. Sang bapak duduk terpaku di samping jenasah  istrinya. Tak ada kata yang mampu ia ucapkan dengan jelas, hanya suara lirih memanggil nama sang istri, berharap keajaiban terjadi… berharap wanita yang ia cintai itu membuka mata sekali lagi.

Ia masih mengenakan baju kebun—pakaian sederhana yang menjadi saksi betapa ia datang tanpa sempat berpikir panjang, hanya berbekal cinta dan harapan.

Dalam unggahan akun Evi Bukut, tertulis betapa dalamnya kesedihan yang dirasakan: “Sedih yg mendalam dari tadi da lia ni bapak… drg 2 dp istri tu bpk bataria trus pangge dp istri p nama berharap dp istri mo bangun kasiang.”

“Lebih sedih da lia bapak masi deng baju kobong kasiang… Depe anak luka berat di rumah sakit yg berbeda, dia lebe pilih temani dp istri… ternyata cinta suaminya begitu besar ke istri.”

Kisah ini bukan hanya tentang kecelakaan,  tapi tentang cinta yang begitu tulus—cinta seorang suami yang tetap setia menemani, bahkan di detik-detik perpisahan yang tak pernah ia inginkan.

Diketahui sebelumnya, insiden tragis  terjadi di Sirkuit Jalan AP Mokoginta saat sebuah mobil Honda Jazz peserta drag race kehilangan kendali dan menabrak penonton. Data sementara mencatat 6 orang meninggal dunia dan 16 lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa ini tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga luka mendalam bagi seluruh warga Kotamobagu. Sebuah pengingat pahit bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan, agar tidak ada lagi cerita pilu seperti ini terulang. Jurnal Robert.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *