Aceh Singkil Genjot Kesejahteraan Nelayan: Miliaran Rupiah Digelontorkan untuk Bantuan Perikanan Tahun 2025

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Aceh Singkil, |  LiputanKPK.com ~ Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan dan memperkuat sektor perikanan daerah. Melalui Dinas Perikanan, miliaran rupiah digelontorkan dalam program bantuan sosial dan hibah sarana prasarana perikanan yang puncaknya diserahkan secara simbolis pada Kamis, 9 Oktober 2025.

Acara penyerahan bantuan yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Singkil ini dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH., Wakil Bupati Hamzah Sulaiman, SH., Sekretaris Daerah, H. Eddy Widodo SKM. M. Kes., Asisten I dan II, para kepala SKPK, camat, insan pers, serta ratusan nelayan penerima bantuan dan masyarakat umum.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Singkil, Dr. Saiful Umar, M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan keluarga, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung daya saing daerah dari sektor perikanan.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah meringankan beban ekonomi nelayan, meningkatkan produktivitas mereka melalui dukungan sarana prasarana, serta memperkuat kelembagaan nelayan, baik kelompok usaha bersama maupun koperasi,” jelas Dr. Saiful Umar. “Dengan dukungan ini, kami berharap tumbuh semangat kemandirian bagi nelayan kita agar bisa berusaha secara berkelanjutan.”

Pada tahun anggaran 2025, total bantuan yang disalurkan mencapai, 629 paket. untuk 621 orang penerima nelayan. Anggaran fantastis sebesar Rp 2.294.043.179 dialokasikan untuk pengadaan bantuan ini.

Jenis-jenis bantuan yang didistribusikan sangat beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan nelayan, meliputi:
Mesin Perahu Motor: 12 PK (17 unit), 6.5 PK (16 unit), dan 5.5 PK (55 unit).
Alat Navigasi: Global Position System (GPS) sebanyak 7 unit.
Alat Tangkap: Jaring Nelayan Sungai (255 paket) dan Jaring Nelayan Laut (130 paket).
Sarana Lain: Sampan Dayung Nelayan Sungai ukuran 4m dan 6m (59 unit), Coolbox, Fish Finder 250, dan satu unit usaha pengolahan ikan berbentuk tabung untuk 10 anggota.

Penyaluran bantuan ini juga merata di seluruh kecamatan di Aceh Singkil, dengan jumlah penerima terbanyak di Kecamatan Singkil Utara (301 orang) dan Singkil (100 orang).

Dalam sambutannya, Bupati H. Safriadi Oyon, SH., secara tegas mengingatkan bahwa bantuan ini adalah amanah dan investasi masa depan sektor perikanan Aceh Singkil. “Bantuan ini diberikan untuk digunakan, bukan untuk diperjualbelikan,” tegas Bupati. Ia menekankan bahwa bantuan ini adalah milik bersama masyarakat nelayan yang bersumber dari uang rakyat.

Bupati juga tidak segan-segan untuk memberlakukan sanksi tegas bagi siapa pun yang terbukti menyalahgunakan atau memperjualbelikan bantuan. “Kami tidak akan ragu untuk menarik kembali bantuan dan memberikan sanksi administrasi maupun hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh nelayan untuk menjaga kelestarian laut dan ekosistem pesisir, meningkatkan keterampilan dan inovasi, memperkuat kerja sama antar-nelayan, serta memanfaatkan teknologi dalam rantai usaha perikanan. Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil bertekad menjadikan Aceh Singkil sebagai “Kabupaten Bahari yang Mandiri dan Sejahtera” melalui pengelolaan potensi kelautan dan perikanan yang luar biasa.

Dengan niat baik, kerja keras, dan doa, Bupati optimis bahwa tahun 2025 akan menjadi tahun kemajuan bagi sektor perikanan dan kesejahteraan nelayan Aceh Singkil. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, termasuk DPRK Aceh Singkil, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta tokoh masyarakat, atas kerja keras mereka dalam memastikan bantuan ini tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat nelayan.{*}

[Khalikul Sakda]

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *