Anggota DPRD Tulangbawang Soroti Absennya Kepala OPD di Musrenbangcam Meraksaaji

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

TULANG BAWANGLiputankpk.com || Anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang, Holil, menyesalkan tidak hadirnya sejumlah kepala dinas dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Meraksaaji yang digelar pada Kamis (29/1/2026).

Holil yang merupakan legislator dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) menilai Musrenbangcam memiliki peran strategis sebagai forum resmi dalam menentukan arah dan prioritas kebijakan pembangunan di tingkat kecamatan.

“Musrenbangcam ini sangat penting. Ke depan, saya berharap kepala dinas bisa hadir langsung tanpa diwakilkan, agar proses perencanaan benar-benar berjalan maksimal,” ujar Holil.

Menurutnya, kehadiran langsung kepala OPD akan memungkinkan penyerapaan aspirasi masyarakat secara lebih utuh, khususnya terkait kebutuhan dan persoalan riil yang dihadapi warga Kecamatan Meraksaaji.

Ia mengungkapkan, mayoritas usulan yang disampaikan para kepala kampung dalam Musrenbangcam tersebut masih berfokus pada pembangunan infrastruktur, terutama perbaikan dan peningkatan kualitas jalan.

“Saya memaklumi hal itu, karena Kabupaten Tulang Bawang memang masih berada dalam tahap pembangunan,” katanya.

Holil berharap pemerintah daerah dapat memberikan porsi anggaran yang lebih besar untuk sektor infrastruktur. Menurutnya, pembangunan infrastruktur memiliki dampak langsung yang dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Sebesar apa pun anggaran di luar pembangunan fisik, masyarakat sering kali belum merasakan manfaatnya secara langsung. Tapi ketika anggaran menyentuh infrastruktur, khususnya jalan, masyarakat akan sangat merasakan dan menghargainya,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Meraksaaji, Sumantri, menjelaskan bahwa Musrenbangcam merupakan tahapan penting dalam penyusunan rencana pembangunan daerah untuk tahun anggaran 2027.

“Musrenbangcam ini bukan sekadar seremonial, tetapi harus memenuhi tahapan perencanaan dan menghasilkan program yang berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang terarah, terukur, dan berkesinambungan.

“Kita harus menyusun perencanaan mulai dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP), Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), hingga Rencana Kerja Pemerintah (RKP) sebagai rencana tahunan,” jelas Sumantri.

Musrenbangcam Meraksaaji merupakan lanjutan dari Musrenbang yang telah dilaksanakan di masing-masing kampung. Seluruh usulan yang masuk selanjutnya akan melalui tahapan verifikasi sebelum dibahas pada tingkat yang lebih tinggi.

“Saya berharap Musrenbangcam ini benar-benar mampu memberikan solusi dan menjawab harapan masyarakat Kecamatan Meraksaaji,” pungkasnya.

Laporan: Samsudin

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *