Kabupaten Bogor, Jawa Barat || LiputanKPK.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai menyiapkan langkah strategis untuk memanfaatkan lahan tidur di sepanjang Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) menjadi kawasan produktif berbasis pertanian, perkebunan, peternakan hingga pariwisata edukasi. Rabu, 12/08/2026.
Program tersebut diinisiasi oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, sebagai upaya mengoptimalkan lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor, Andri Hadian, mengatakan lahan di sepanjang jalur Bomang yang memiliki panjang sekitar 8,2 kilometer nantinya akan ditata dan dibagi ke dalam sejumlah klaster sesuai dengan potensi dan fungsi masing-masing. Menurut Andri, pemanfaatan lahan tersebut tidak hanya difokuskan pada penanaman komoditas pangan, tetapi juga akan melibatkan sektor peternakan dan perikanan.
“Ada beberapa yang memang produk hewani, Diskanak, produk situ kolam, kemudian hewan-hewan ayam bertelur,” ujar Andri.
Ia menjelaskan, konsep pengembangan kawasan tersebut akan dibuat lebih terpadu. Selain menghasilkan komoditas pangan, kawasan Bomang juga diarahkan menjadi ruang edukasi dan destinasi wisata yang dapat dimanfaatkan masyarakat. “Jadi tidak hanya seperti yang kita itu selain ketahanan pangan, tapi juga wahana-wahana pariwisata dan edukasi juga,” katanya.
Konsep klasterisasi tersebut diharapkan mampu membuat lahan tidur di sepanjang Bomang memiliki nilai tambah. Setiap kawasan dapat dikembangkan berdasarkan jenis komoditas maupun aktivitas yang akan dijalankan. Pemkab Bogor juga dapat melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait untuk mengembangkan potensi pertanian, perikanan, peternakan hingga pariwisata dalam satu kawasan.
Dengan panjang lahan mencapai 8,2 kilometer, pengembangan kawasan Bomang dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat produksi pangan sekaligus ruang publik berbasis edukasi di Kabupaten Bogor. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan aset dan lahan yang belum produktif agar memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.
Jika terealisasi secara optimal, kawasan Bomang tidak hanya menjadi jalur penghubung antarkawasan, tetapi juga dapat berubah menjadi kawasan produktif yang menghadirkan pertanian, peternakan, perikanan, wisata dan edukasi dalam satu hamparan.
Bomang Bakal Berubah Total! Pemkab Bogor Sulap Lahan Terbengkalai Jadi Kawasan Pertanian, Peternakan dan Wisata

───────────────────────────────────











