Bekasi, liputankpk.com
Tak di duga, musibah menimpa beberapa warga yang tinggal di perumahan GSP II Blok DD 7 RT 10 RW 15 Desa Ciledug Kecamatan Setu Kab Bekasi, akibat terjangan hujan deras dan angin kencang puting beliung, sehingga sejumlah atap rumah terbang dan mengakibatkan beberapa rumah rusak parah.

” Ya pasti saya akan kawal, setelah pastikan datanya, maka akan di teruskan kepada instansi yang berwenang, agar warga mendapatkan bantuan, karena negara harus hadir di tengah kesulitan masyarakat yang terkena musibah, ” Ujar Kades Ciledug.


Informasi sementara, bahwa warga yang terkena bencana angin keras ada di dua desa, Desa Ciledug dan Desa Mekar Sari, dan sampai saat ini masih dalam pendataan, agar bantuan tepat sasaran.
Lanjut datang kunjungan dari Camat Setu Joko Dwijatmoko dan Kadin Perkimtan Nur Chaidir, langsung memantau lokasi dan melihat langsung lokasi yang terkena dampak paling parah, yaitu rumah ketua RT 10, terlihat seluruh atas dari baja ringan terbang hingga menimpa rumah warga tetangganya.
Kadin Perkimtan Nur Chaidir mengatakan kepada media, bahwa saat ini kehadirannya untuk melihat langsung lokasi terkena musibah, dan akan ada tim yang akan memverifikasi, untuk menentukan bantuan yang akan di terima, sesuai dengan perintah dan SK Bupati Bekasi, kalau ringan Rp 20 juta, Sedang Rp 30 Juta dan berat Rp 40 Juta, namun semua masih dalam proses, dan apakah warga di perumahan bisa mendapat bantuan, masih di pelajari.
” Kehadiran kami mewakili Bupati Kab Bekasi untuk melihat langsung kondisi real di lapangan dan akan ada tim verfikasi yang akan memantau, dan kembali keputusan sesuai SK Bupati, ” Ujar Nur Chaidir.
Di lokasi yang sama, Camat Setu Joko juga mengklarifikasi bahwa kehadirannya baru bisa hari ini, karena rencana seharusnya kemaren bersama H Bosih, namun ada perubahan jadwal, sehingga hari ini baru bisa datang ke lokasi.
Kades Ciledug Iing Solihin Amd juga memberi laporan bahwa seluruh jumlah yang terdampak sekitar 34, dan sudah di kirim ke Dinas Sosial, Dinas Perkimtan, Dinas BPBD dan Baznas, semoga dalam waktu dekat semua warga terdampak akan mendapatkan bantuan .
” Saat kejadian, saya langsung turun ke lokasi, dan mendata semua warga yang terkena musibah baik yang di perumahan maupun di pemukiman, untuk saat ini laporan yang masuk sekitar 34 Warga yang tercatat, dan saya sudah sampaikan ke dinas terkait untuk segera mendapatkan bantuan, ” Ujar Iing Solihin
Mewakili warga M.Irsyam mengatakan kepada media bahwa warga Perumahan GSP 2 Blok DD7, RT 10 RW 15 Desa Cileduk, Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi memohon dengan sangat agar Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui tim penanggulangan bencana dapat segera menurunkan bantuan ke lokasi kami, karena sejak kejadian pada hari Senin, tanggal 4 Agustus 2025, sekitar sore hari, belum ada bantuan yang dapat memperbaiki bangunan yang rusak, sementara kalau hujan datang, rumah akan kebasahan dan kebanjiran, warga berharap agar ada bantuan langsung berupa material atau dana buat memperbaiki kerusakan karena kerusakan atap tidak dapat di tunda.
Bukan hanya rumah, akibat angin puting beliung yang mengakibatkan kerusakan pada rumah warga dan fasilitas umum di lingkungan perumahan.
“Saat ini kami sangat membutuhkan bantuan evakuasi, pendataan kerusakan, serta bantuan darurat lainnya,” Ujar M.Irsyam.
M.Irsyam menambahkan bahwa permohonan ini kami sampaikan lewat media online dan medsos, karena besar harapan kami agar tim dari BPBD, Baznas atau instansi terkait dapat segera hadir di lokasi untuk membantu warga yang terdampak.
Saat ini sudah hadir dari pihak Dinas Perkimtan, Camat Setu, kepala Desa Ciledug yang ke lokasi, dan
BPBD sudah hadir untuk mendata rumah warga yg terdampak musibah. ( eyp )












