Lombok Tengah, NTB – LIPUTANKPK.Com
14 Juli 2026 – Organisasi Kemasyarakatan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) GELOMBANG atau Gerakan Lombok Bangkit menegaskan kembali komitmennya mendukung pembangunan daerah melalui pemberdayaan masyarakat, advokasi kebijakan, dan penyaluran aspirasi publik. Organisasi ini hadir sebagai mitra strategis yang melengkapi peran pemerintah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Penegasan tersebut disampaikan Ketua Umum GELOMBANG, Lalu Moh Syukuri, dalam konferensi pers di Kantor Sekretariat Pusat GELOMBANG,kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus, perwakilan masyarakat, serta insan pers.
Dalam keterangannya, Syukuri menjelaskan GELOMBANG dibangun di atas prinsip kemandirian, keadilan, transparansi, dan akuntabilitas. Ia menegaskan organisasi tidak bertujuan mengambil alih fungsi pemerintah, melainkan memperkuat upaya pelayanan, terutama bagi kelompok yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap berbagai layanan dasar.
“Tugas utama GELOMBANG adalah menjadi pilar pemberdayaan, agen advokasi, dan jembatan aspirasi masyarakat. Kami hadir untuk melengkapi peran pemerintah, menjangkau kelompok rentan yang belum terlayani secara optimal, sekaligus mengawal kebijakan agar pelaksanaannya transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” ujar Syukuri.
Fokus Utama: Pemberdayaan Masyarakat
Sebagai pilar pemberdayaan, GELOMBANG menilai kemajuan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur, melainkan juga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, organisasi memprioritaskan program yang mendorong kapasitas masyarakat, khususnya keluarga prasejahtera, perempuan kepala keluarga, pemuda, kelompok adat, dan penyandang disabilitas.
Program yang dijalankan meliputi pelatihan keterampilan usaha, penyuluhan hukum, edukasi kesehatan lingkungan dan reproduksi, serta pendampingan dalam mengakses bantuan sosial dan layanan dasar. Upaya ini diharapkan mampu melahirkan masyarakat yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Mengawal Kebijakan dan Memperjuangkan Hak
Dalam menjalankan peran sebagai agen advokasi, GELOMBANG berkomitmen memperjuangkan hak-hak masyarakat yang belum terpenuhi, termasuk memberikan pendampingan atas persoalan sosial maupun pelayanan publik. Selain itu, organisasi juga melakukan pengawasan terhadap implementasi kebijakan pemerintah agar berjalan sesuai peraturan dan tepat sasaran.
“Kami memantau pelaksanaan berbagai kebijakan di lapangan. Apabila ditemukan penyimpangan, ketidaktepatan sasaran, atau proses yang tidak sesuai aturan, kami akan menyampaikan masukan dan rekomendasi secara objektif berdasarkan data dan fakta. Tujuannya agar tata kelola pemerintahan semakin transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” jelas Syukuri.
Menghubungkan Masyarakat dan Pemerintah
GELOMBANG juga menempatkan diri sebagai jembatan yang menghubungkan masyarakat dan pemerintah. Berbagai aspirasi, keluhan, dan usulan dari desa-desa di seluruh Pulau Lombok akan dihimpun, dikaji, dan diverifikasi sebelum disampaikan kepada instansi terkait.
Sebaliknya, organisasi juga turut menyosialisasikan kebijakan pemerintah agar informasi diterima secara utuh oleh masyarakat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan kolaborasi antar pihak.
Syukuri menegaskan seluruh aktivitas organisasi dijalankan secara independen tanpa keberpihakan terhadap kepentingan politik maupun golongan tertentu. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama yang harus dijaga melalui kerja nyata dan integritas.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta media massa untuk bersama-sama mengawal pembangunan di Lombok agar berlangsung secara adil, merata, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. GELOMBANG siap menjadi mitra yang bertanggung jawab dalam mewujudkan kemajuan daerah,” tutupnya.
Hingga pertengahan tahun 2026, GELOMBANG telah menjangkau lebih dari 20 desa yang tersebar di lima kabupaten/kota di Pulau Lombok. Ke depannya, organisasi berencana memperluas cakupan program pemberdayaan dan pendampingan seiring meningkatnya kebutuhan serta dukungan dari berbagai pihak.
Editor: Rifai












