Aceh Singkil, | LiputanKPK.com ~ Bupati Aceh Singkil secara resmi melepas kontingen terbaiknya untuk berpartisipasi dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Aceh ke-37 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Pidie Jaya. Acara pelepasan berlangsung khidmat pada Kamis, 30 Oktober 2025, menandai kesiapan Aceh Singkil dalam ajang syiar Islam tingkat provinsi ini.

Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH., dalam sambutannya menekankan bahwa partisipasi dalam MTQ bukan sekadar kompetisi, melainkan sebuah panggilan nurani untuk mendekatkan diri kepada Allah, menggali hikmah Al-Qur’an, dan meneguhkan identitas sebagai umat yang berlandaskan kitab suci.

“Hari ini kita tidak sekadar melepas sebuah rombongan. Kita sedang mengirimkan utusan kehormatan, duta-duta terbaik Kabupaten Aceh Singkil putra-putri pilihan yang membawa nama besar negeri kita tercinta, Negeri Para Ulama, Negeri Syekh Abdurrauf As-Singkili,” ujar Bupati Safriadi dengan penuh semangat. Beliau juga menambahkan bahwa Aceh Singkil memiliki sejarah panjang sebagai tanah ilmu, dakwah, dan kebijaksanaan, tempat cahaya Keislaman terpancar menerangi Nusantara.

Targetkan Prestasi Gemilang, Bonus Umrah Menanti Juara
Kontingen Aceh Singkil yang berjumlah 80 orang ini akan berlaga di delapan cabang perlombaan. Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Singkil, Drs. H. Abdul Hanan, yang juga menjabat Ketua Panitia Kontingen, mengungkapkan antusiasmenya. “Alhamdulillah, pada tahun ini kita menambah satu cabang baru, yaitu Tafsir Al-Qur’an dalam bahasa Arab dan bahasa Inggris. Kami berharap cabang ini dapat berlaga dan berhasil di MTQ nanti,” terang Drs. Abdul Hanan.
Persiapan kontingen telah matang, dengan proses try out dan training, di tingkat provinsi yang telah dilaksanakan. Drs. Abdul Hanan optimis bahwa seluruh peserta, didampingi pelatih dan tim spesial, dapat mengharumkan nama daerah.
Bupati Safriadi Oyon juga memberikan motivasi tambahan yang luar biasa. “Bagi setiap cabang yang meraih juara satu, Pemerintah Daerah Aceh Singkil akan mengumrahkan pemenangnya ke Masjidil Haram Tanah Suci Mekah,” janji Bupati, disambut dengan semangat para peserta.
Perjalanan Kontingen dan Harapan untuk Aceh Singkil Religius
Kontingen dijadwalkan berangkat pada hari yang sama dan diharapkan tiba di Pidie Jaya esok harinya. Verifikasi peserta akan dilaksanakan pada hari terakhir, dan panitia berharap tidak ada keterlambatan. Acara penyambutan dan pendaftaran ulang akan dilakukan sebelum Jumat, diikuti dengan verifikasi data peserta.
Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan pendidikan Islam, dayah, tahfizul Qur’an, dan kegiatan keagamaan guna memperkuat nilai moral dan spiritual masyarakat. “Kita ingin menjadikan Aceh Singkil sebagai kabupaten yang religius, berilmu, dan berkarakter Qur’ani, sejalan dengan semangat pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan,” tegas Bupati.
Dengan semangat kebersamaan, doa, dan dukungan penuh dari masyarakat, diharapkan kontingen Aceh Singkil dapat meraih prestasi gemilang, membawa harum nama daerah, serta mendatangkan keberkahan bagi seluruh masyarakat Aceh Singkil.
Acara pelepasan kontingen ditutup secara resmi oleh Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH., dengan harapan besar akan keberhasilan dan kelancaran perjalanan para duta Qur’an ini.{*}
[Khalikul Sakda]












