Hasil pertemuan presiden Prabowo Subianto,Tokoh Agama dan Pimpinan Ormas Islam di Hambalang

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Hambalang, Bogor Liputankpk.com– Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Sabtu,  01/09/ 2025, mengadakan pertemuan dengan tokoh agama dan pimpinan organisasi masyarakat (ormas) Islam di Hambalang, Bogor. Pertemuan ini dihadiri pimpinan dari 16 ormas Islam besar di tanah air, dengan agenda utama memperkuat persatuan nasional serta menjaga stabilitas pasca dinamika sosial yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir, Ketua Umum Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) Nasrullah Larada, serta perwakilan dari Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII), al-Irsyad, Persatuan Islam (Persis), dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam dialog, para tokoh agama menyampaikan imbauan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Mereka menegaskan pentingnya menyalurkan aspirasi secara damai serta mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan kebangsaan.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk selalu terbuka menerima kritik, masukan, dan keluhan dari masyarakat. Presiden menekankan bahwa kebijakan negara harus menghadirkan solusi bagi rakyat, terutama mereka yang terdampak langsung oleh perubahan kebijakan pemerintah.

Para tokoh agama juga menyampaikan pesan kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) agar senantiasa menjaga kesederhanaan dan konsistensi sikap. Pamer kemewahan dan pernyataan yang tidak bijak dinilai dapat melukai hati masyarakat serta melemahkan kepercayaan publik terhadap lembaga negara.

Lebih lanjut, para pimpinan ormas berharap agar kejadian demonstrasi besar yang berlangsung dua hari terakhir tidak kembali terulang. Mereka mengingatkan bahwa suasana kondusif sangat dibutuhkan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional dan memperkuat kohesi sosial.

Pertemuan ini menghasilkan kesepahaman antara Presiden Republik Indonesia dan tokoh agama untuk bersama-sama menjaga perdamaian, persatuan, dan stabilitas nasional. Seluruh pihak berkomitmen mendukung pemerintah dalam menghadirkan kepemimpinan yang berempati, dialogis, dan berpihak pada kepentingan rakyat. ( Mulyadi )

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *