Mempawh Kalbar: Proyek jalan lingkungan yang digarap CV. Tiara Kencana segede Rp.199 juta di Gang Nurulhuda Desa Kuala Secapa Kabupaten Mempawah, dinilai warga tidak mencerminkan kualitas dan kwantitas.
” Saya lihat sih tidak bagus bang hasilnya. Aspal disisi kiri dan kanan banyak yang berderai tidak menyatu atau melekat. Kerikil kecil dibadan jalan juga penuh berhamburan, memunculkan debu disana – sini. Kalau dibilang sesuai, apakah memang seperti itu tehnisnya, tanya Frd, warga sekitar sambil menunjuk kearah jalan yang rusak.
Kami, katanya, tidak menyalahkan Dinas Perkim, cuma wujud pengawasannya aja yang perlu ditingkatkan. Paling tidak saat proses pekerjaan awal, pertengahan dan akhir, PPK rutin melakukan control secara ketat, sehingga semuanya Dapat berjalan sesuai rencana yang tertulis dalam bestek.
” Pengawasan yang melekat perlu dituangkan agar hasil pekerjaan bagus dan tidak kekurangan volume. Apalagi proyek jalan di Kabupaten Mempawah selalu menjadi sorotan publik maupun APH, tentu dibutuhkan rasa tanggung jawab dan professional kerja yang tinggi, ” saran Frd.
Ia juga memahami posisi pelaksana yang mengalami hambatan akibat pristiwa alam seperti angin dan hujan deras. ” Peristiwa alam memang sulit dihindari bahkan membuat para pekerja tidak konsen kuatir terjadi sesuatu dilapangan, ” ungkapnya.(007/ Danil.A )












