JPKP Sulsel dan JPKP Riau Berkolaborasi Pulangkan Korban Penipuan Lowongan Kerja ke Makassar
LiputanKPK.com. Makassar, 21 Juli 2025 — Aksi nyata kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP). Melalui kerja sama lintas wilayah antara JPKP DPW Sulawesi Selatan dan JPKP DPW Riau, seorang warga Kota Makassar yang menjadi korban penipuan lowongan kerja berhasil dipulangkan dari Pekanbaru, Riau ke kampung halamannya di Sulawesi Selatan.
Korban bernama Apriyadi, selama lebih dari empat bulan berada di Pekanbaru dalam kondisi sangat memprihatinkan. Tidak memiliki pekerjaan maupun tempat tinggal tetap, Apriyadi bahkan kerap hanya meminum air untuk bertahan hidup. Keberadaannya diketahui setelah laporan masuk melalui jaringan relawan dan keluarganya ke JPKP Sulawesi Selatan.
Menyikapi laporan tersebut, Ketua JPKP DPW Sulsel, Andi Imran Maddukelleng, langsung mengoordinasikan tindakan cepat dengan melibatkan JPKP DPW Riau, serta komunitas Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Riau dan KKSS DPD Pelalawan.
“Ini bukan hanya soal memulangkan seseorang, tapi menyelamatkan kehidupan dan martabat manusia,” ungkap Andi Imran. Ia menegaskan bahwa JPKP memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk hadir di setiap persoalan masyarakat, terutama yang menyangkut nilai-nilai kemanusiaan.
Langkah-langkah konkret yang dilakukan meliputi:
Koordinasi dengan JPKP Pusat untuk mendapatkan dukungan kelembagaan.
Pelacakan dan evakuasi korban oleh tim JPKP Riau.
Pengawalan dan fasilitasi logistik oleh KKSS Riau dan Pelalawan. Hingga pemulangan aman korban ke Kota Makassar pada pagi hari ini.
Dalam testimoni singkatnya, Apriyadi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantunya.
“Alhamdulillah, pagi ini saya telah tiba dengan selamat di Kota Makassar. Terima kasih kepada JPKP dan KKSS yang telah membantu saya pulang. Semoga kita semua senantiasa diberi kesehatan dan kebaikan,” ujar Apriyadi.
Kegiatan ini kembali mempertegas komitmen JPKP sebagai organisasi yang bukan hanya bergerak dalam pengawalan kebijakan, tetapi juga dalam aksi nyata kemanusiaan yang menyatukan solidaritas lintas provinsi.
Muh. Ilham Nur












