LANGKAT –Liputankpk.com
Suasana hangat dan penuh keterbukaan tercipta di Masjid Al-Ma’ruf, Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, pada Jumat (3/7/2026) siang. Kapolsek Salapian, AKP Master SMT. Purba Tanjung, S.H., M.H., bersama jajarannya menggelar kegiatan “Jumat Curhat”, sebuah forum dialog langsung untuk menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Intelkam Ipda Hady Rahmanto, serta perwakilan dari Kanit Binmas, Propam, dan Kasium. Kehadiran jajaran polsek ini disambut antusias oleh warga yang ingin menyampaikan uneg-uneg terkait kondisi keamanan lingkungan mereka.
Keluhan Utama: Jalur Alternatif Jadi Sarang Kriminal?
Dalam sesi dialog, warga secara khusus menyoroti kekhawatiran mereka terhadap jalur-jalur alternatif atau yang biasa disebut “jalan tikus”. Menurut pengakuan warga, jalur-jalur sepi tersebut kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk aktivitas mencurigakan, terutama pada malam hari.
“Malam hari kami sering takut lewat jalan tikus itu, Pak. Sepi dan gelap,” keluh salah satu warga.
Menanggapi keresahan tersebut, Kapolsek Salapian AKP Master SMT. Purba Tanjung memberikan respons cepat. Ia menegaskan bahwa kepolisian tidak akan tinggal diam.
“Kami mendengar keluhan Bapak/Ibu. Mulai sekarang, patroli rutin akan kami intensifkan dan geser fokusnya ke titik-titik rawan atau jalur alternatif tersebut. Kami pastikan tidak ada ruang bagi pelaku kriminal untuk beraksi,” tegas Kapolsek.
Ia juga menyampaikan komitmen Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si., untuk menjaga Kamtibmas melalui patroli harian, terutama pada jam-jam rawan, demi kenyamanan masyarakat.
Apresiasi untuk Call Center 110
Di sisi lain, suasana curhat juga diwarnai dengan ucapan terima kasih dari warga. Mereka mengapresiasi respons cepat Polsek Salapian dalam menangani berbagai laporan darurat melalui layanan Call Center 110. Warga merasa adanya jaminan bahwa setiap aduan akan ditindaklanjuti dengan sigap.
AKP Master Tanjung mengucapkan terima kasih atas masukan konstruktif warga. “Sinergi seperti inilah yang kami harapkan. Dengan kerja sama erat antara polisi dan masyarakat, wilayah Salapian akan tetap aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.
Kegiatan Jumat Curhat ini menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang siap mendengarkan dan menyelesaikan masalah keamanan di tingkat akar rumput.
(Warianto)












