Aceh Singkil, | LiputanKPK.com ~ Dalam upaya konkret mewujudkan visi Kapolda Aceh “Polda Aceh Meutuah Menuju Aceh Meusyuhu”, Kapolres Aceh Singkil, AKBP Joko Triyono, S.I.K., M.H., bersama jajarannya kembali menunjukkan komitmen kuat dalam mendekatkan diri dengan masyarakat. Kali ini, momen sakral Sholat Subuh berjamaah dipilih sebagai jembatan silaturahmi yang hangat di Masjid Al-Muhajirin, Dusun 3, Desa Ketapang Indah, pada Jumat (14/11/2025) lalu.
Kehadiran rombongan Polres Aceh Singkil disambut antusias dan penuh kekeluargaan oleh para jamaah masjid. Lebih dari sekadar menunaikan ibadah, kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi Polri untuk membangun ikatan emosional yang kuat serta memperkokoh komunikasi dan kerja sama dengan masyarakat. Sinergi ini dinilai krusial dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Aceh Singkil.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Joko Triyono, S.I.K., M.H., dengan lugas menyampaikan bahwa kebersamaan antara aparat kepolisian dan warga adalah fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tenteram, dan harmonis. Beliau tak lupa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan, meningkatkan kewaspadaan, serta tidak ragu untuk segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan indikasi atau potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
“Kegiatan ini bukan semata-mata ibadah berjamaah, melainkan manifestasi nyata komitmen kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Polri tidak dapat bekerja sendirian, dan sinergi aktif bersama warga adalah komponen vital dalam memelihara harkamtibmas,” tegas Kapolres, menggarisbawahi esensi dari kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa inisiatif ini sepenuhnya selaras dengan visi Kapolda Aceh yang menekankan pentingnya kehadiran polisi dalam setiap sendi kegiatan keagamaan dan sosial, serta upaya berkelanjutan dalam menjalin hubungan yang humanis dan dekat dengan masyarakat.
Diharapkan, kegiatan Sholat Subuh berjamaah ini tidak hanya berhasil membentuk kedekatan yang erat antara Polri dan masyarakat, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa kebersamaan yang mendalam dan mendorong peningkatan peran aktif warga dalam menjaga keamanan wilayah secara kolektif. Ini adalah langkah nyata menuju terciptanya Aceh Singkil yang aman, damai, dan sejahtera melalui kemitraan yang solid antara polisi dan rakyat.{*}
[Khalikul Sakda]Ξ












