Nakes PPPK-PW Diduga Lama Absen, Kepala Puskesmas Gedungmeneng Pilih Tutup Mata

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

TULANGBAWANG, liputankpk.com – Dugaan absensi panjang seorang Tenaga Kesehatan (Nakes) berinisial SM di BLUD Puskesmas Gedungmeneng, Kabupaten Tulangbawang, Lampung, menimbulkan sorotan publik. SM yang resmi dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK-PW) pada 8 Januari 2026, diduga tidak pernah hadir di tempat tugasnya sejak Juni 2025 hingga Januari 2026.

Investigasi tim media menunjukkan SM tidak pernah terlihat di Puskesmas Gedungmeneng. Petugas piket yang ditemui di lokasi mengonfirmasi bahwa Kepala Puskesmas sedang dinas luar.

“Bapak Kapus lagi keluar DL, ada rapat di Dinas Kesehatan Kabupaten Tulangbawang,” ujar petugas piket, Jumat (26/1/26).

Ketika dikonfirmasi via telepon, Kepala Puskesmas Gedungmeneng, Sayuti, membenarkan bahwa SM tidak hadir selama periode tersebut. Namun, ia menilai absensi SM terkait urusan pribadi dan enggan memberikan teguran.

“Iya benar, SM tak pernah masuk kantor karena ada masalah keluarga. Kita maklumi itu,” kata Sayuti. Ia menambahkan, SM masih kerabat dekatnya, sehingga ia merasa tidak bisa menegur secara formal.

Perilaku ini jelas bertentangan dengan Keputusan Menteri PANRB Nomor 16 Tahun 2025, yang mengatur bahwa PPPK Paruh Waktu wajib mematuhi peraturan disiplin ASN. Pelanggaran seperti tidak hadir di tempat kerja dapat berujung pada pemutusan hubungan kerja atau penghentian kontrak sebelum masa kontrak berakhir oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Masyarakat Gedungmeneng menyatakan keprihatinannya terhadap kasus ini.

“Bagaimana mau melayani warga kalau pegawainya saja tidak hadir? Ini jelas merugikan masyarakat,” kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Warga lainnya menambahkan, “Semestinya ada pengawasan ketat dari Dinas Kesehatan agar pegawai di Puskesmas benar-benar menjalankan tugasnya.”

Dugaan pelanggaran ini bukan sekadar masalah administratif, tetapi juga berdampak pada pelayanan kesehatan masyarakat di daerah terpencil. Hingga berita ini dirilis, SM belum berhasil dikonfirmasi terkait ketidakhadirannya di tempat tugas.

Redaksi DELIKKASUS86.COM membuka ruang bagi SM atau pihak terkait untuk memberikan klarifikasi, tanggapan, atau penjelasan. Setiap konfirmasi akan dicantumkan dalam pemberitaan berikutnya.

Laporan: Samsudin

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *