Aceh Singkil | LiputanKPK.com ~ Semangat Sumpah Pemuda berkobar di Kabupaten Aceh Singkil pada peringatan ke-97 tahun 2025. Dengan mengusung tema nasional “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu,” upacara yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati ini menjadi momentum penting untuk menggelorakan semangat juang para pemuda dan memperkokoh persatuan bangsa. Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon SH, memimpin langsung jalannya upacara yang penuh makna ini.
Tidak hanya sebatas seremoni, peringatan Sumpah Pemuda kali ini juga diwarnai dengan aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Safriadi Oyon menyerahkan secara simbolis dua unit mobil ambulans baru kepada Kepala Puskesmas Kecamatan Singkil dan Kepala Puskesmas Kecamatan Suro.
“Mobil ini harus dijaga dengan baik. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mempermudah akses transportasi bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan yang cepat dan tepat,” tegas Bupati Safriadi Oyon, disambut tepuk tangan hadirin. Penyerahan ambulans ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan di kedua kecamatan tersebut, khususnya dalam situasi darurat.
Dr. Yuna Marini Sianipar, Kepala Puskesmas Singkil, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas bantuan ambulans tersebut. “Kami akan menjaga mobil ambulans ini sebaik-baiknya dan mengoptimalkan penggunaannya untuk melayani masyarakat di Kecamatan Singkil. Semoga Bapak Bupati selalu diberikan kesehatan dan keberhasilan dalam menjalankan tugasnya demi kemajuan Aceh Singkil,” ujarnya penuh harap.
Acara penyerahan ambulans ini disaksikan oleh jajaran pejabat penting daerah, menandakan dukungan penuh dari berbagai lini pemerintahan dan lembaga. Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Kepala Dinas Kesehatan, Dandim 0109, Wakapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Mahkamah Syari’ah, Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), serta seluruh Kepala SKPK, camat, pimpinan organisasi kepemudaan, dan perwakilan insan media.
Sebagai penutup rangkaian acara yang penuh berkah, dilakukan tradisi peusejuek (tepung tawar) untuk kedua unit ambulans tersebut. Prosesi peusejuek ini dipimpin oleh Bupati, diikuti oleh seluruh pejabat yang hadir, sebagai simbol doa dan harapan agar ambulans tersebut dapat menjalankan fungsinya dengan baik dan membawa keberkahan serta manfaat maksimal bagi seluruh masyarakat Aceh Singkil. Peringatan Sumpah Pemuda ke-97 di Aceh Singkil ini menjadi bukti nyata sinergi antara semangat kepemudaan dan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.{*}
[Khalikul Sakda]












