Tanjung Pura – liputankpk.com
Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menyelenggarakan kegiatan Kerja Bakti Massal yang melibatkan seluruh staf, serta sejumlah warga binaan pemasyarakatan berstatus tamping.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HBP ke-62 yang diselenggarakan secara serentak di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di bawah naungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Selasa (07/04)
Kegiatan kerja bakti dilaksanakan secara menyeluruh pada area internal kantor Rutan, meliputi ruangan kepala Rutan Tanjung Pura, ruangan pengelolaan, ruangan pelayanan tahanan, ruangan Kepala Subseksi, klinik kesehatan, lapangan apel,area kunjungan dan area yang lainya.Setiap ruangan dibersihkan secara cermat dan sistematis, mulai dari lantai, dinding, ventilasi udara, hingga penataan perabot dan fasilitas kerja, guna menciptakan lingkungan kerja yang bersih, nyaman, dan representatif bagi seluruh petugas maupun masyarakat yang menggunakan layanan Rutan.
Kegiatan tidak hanya terbatas pada lingkungan internal kantor. Seluruh petugas dan tamping turut bahu-membahu membersihkan fasilitas ibadah yang berada di luar area kantor, yakni Masjid Azizi dan Gereja HKBP Rutan Tanjung Pura, yang mencakup pembersihan saluran air dan got, halaman masjid, serta halaman gereja. Keterlibatan aktif dalam membersihkan dua rumah ibadah yang berbeda keyakinan ini merupakan cerminan nyata nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama yang senantiasa dijunjung tinggi oleh seluruh jajaran Rutan Tanjung Pura.
Keterlibatan warga binaan berstatus tamping dalam kegiatan ini juga memiliki makna pembinaan yang mendalam. Melalui partisipasi aktif dalam kerja bakti, warga binaan diajarkan untuk memiliki rasa tanggung jawab sosial, kepedulian terhadap lingkungan, serta kemampuan bekerja sama secara kolektif sebagai bagian dari proses pembinaan menuju reintegrasi ke tengah masyarakat.
Kegiatan kerja bakti ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan menjadi penguat budaya kerja yang bersih, disiplin, dan berintegritas di lingkungan Rutan Tanjung Pura. Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, seluruh petugas diharapkan dapat menjalankan tugasnya secara lebih optimal serta memberikan pelayanan yang terbaik, humanis, dan bermartabat kepada seluruh warga binaan maupun masyarakat.
Suparlan












