SEMANGAT DI ACEH SINGKIL! ULAMA YAMAN SYEKH SHOLEH AL UMARI GEBRAK KETAPANG INDAH DENGAN SAFARI DAKWAH INTERNASIONAL, MERIAHKAN MAULID NABI 1447 H. HADIR KAPOLRES ACEH  SINGKIL

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

ACEH SINGKIL | LiputanKPK.com ~ Suasana spiritual di Kabupaten Aceh Singkil memuncak menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M. Seorang ulama tersohor dari Yaman, Syekh Sholeh bin Muhammad Al Faqir Al Umari, telah menggebrak bumi Aceh Singkil dengan safari dakwah internasionalnya, yang berhasil menarik antusiasme luar biasa dari masyarakat, khususnya warga Desa Ketapang Indah, Singkil Utara.

Kedatangan Syekh Sholeh Al Umari, beserta rombongan dari Baydho, Yaman, bukanlah kunjungan biasa. Momen bersejarah ini diawali dengan penyambutan hangat di pendopo Wakil Bupati Aceh Singkil, H. Hamzah Sulaiman, S.H., di Kampung Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, lengkap dengan jamuan makan malam. Penyambutan ini menandai dimulainya serangkaian kegiatan dakwah yang berpusat di TPA Desa Ketapang Indah, Kecamatan Singkil Utara, pada Sabtu malam, 18 Oktober 2025.

Wakil Bupati H. Hamzah Sulaiman, S.H., tak dapat menyembunyikan rasa syukurnya atas kehadiran ulama internasional ini. “Selamat datang kepada Syekh Sholeh bin Muhammad Al Faqir Al Umari beserta rombongan. Semoga kunjungan ini membawa berkah, kesehatan bagi kita semua, dan perlindungan Allah SWT,” ujarnya penuh kehangatan. Beliau juga menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil untuk senantiasa mendukung penuh kegiatan keagamaan. “Ini adalah upaya kita memperkokoh nilai-nilai toleransi, kedamaian, dan persatuan di Aceh Singkil,” imbuhnya, menandaskan pentingnya peran agama dalam membangun daerah.

Turut hadir dalam penyambutan dan acara inti adalah Kapolres Aceh Singkil AKBP Joko Triyono, S.I.K., M.H., bersama Wakapolres Kompol Tasmin, S.H., M.H., serta Kepala Desa Ketapang Indah Nazaruddin, dan para tamu undangan lainnya, menunjukkan sinergi antara ulama, pemerintah, dan aparat keamanan.

Dalam pidatonya yang mendalam, Kapolres Aceh Singkil AKBP Joko Triyono, S.I.K., M.H., mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum refleksi dan muhasabah diri. “Mari kita jadikan Maulid Nabi ini sebagai refleksi dan muhasabah diri, apakah kita telah benar-benar mencintai Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam? Apakah kita telah mengikuti sunnah dan ajaran beliau dalam setiap langkah kehidupan kita, baik sebagai pemimpin, pedagang, guru, orang tua, maupun warga masyarakat?” tanyanya.

Beliau mengutip Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim: “Tidak sempurna iman seseorang sehingga aku lebih dicintai daripada dirinya sendiri, orang tuanya, dan seluruh manusia.” Kapolres menekankan bahwa mencintai Rasulullah bukan hanya dengan ucapan, tetapi dengan meneladani akhlak dan amal beliau dalam keseharian, seperti bersikap jujur, adil, rendah hati, sabar, dan saling menolong dalam kebaikan. “Peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bukan sekadar seremoni tahunan, bukan pula sekadar mengenang hari kelahiran Rasulullah, tetapi merupakan momentum untuk meneladani akhlak beliau, meneguhkan keimanan, dan memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat kita,” tegasnya.

Menurut panitia penyelenggara, Ustadz Syafril, safari dakwah Syekh Sholeh Al Umari memiliki makna ganda. Selain memperingati Maulid Nabi, kegiatan ini juga berfungsi sebagai jembatan penting untuk mempererat hubungan antara Aceh Singkil dengan komunitas keagamaan internasional. “Lebih dari itu, acara ini menjadi wadah emas bagi Syekh Sholeh untuk berbagi ilmu, menyampaikan ceramah inspiratif, dan memimpin doa bersama demi kesejahteraan umat serta kemaslahatan daerah,” jelas Ustadz Syafril.

Rangkaian acara yang komprehensif, meliputi ceramah publik yang mendalam, doa bersama untuk keberkahan, serta sesi tanya jawab interaktif, memberikan kesempatan langka bagi masyarakat setempat untuk berdialog langsung dan menggali hikmah dari seorang ulama internasional, memperkaya wawasan spiritual mereka.

Antusiasme warga Desa Ketapang Indah Singkil Utara sangat membara. Mereka berbondong-bondong menyambut kedatangan Syekh Sholeh, berharap kegiatan semacam ini tidak hanya memperdalam keimanan, tetapi juga memicu sinergi positif yang lebih luas. “Kami berharap acara ini bisa menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah, dai internasional, dan komunitas lokal untuk bersama-sama membangun daerah yang maju, aman, dan berbudaya luhur,” ungkap salah seorang warga dengan penuh harap.

Kehadiran ulama sekelas Syekh Sholeh Al Umari di Aceh Singkil diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan spiritual, sekaligus memperkuat citra daerah sebagai sentra keagamaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dan toleransi. Safari dakwah ini tidak hanya menjadi perayaan Maulid Nabi, tetapi juga simbol persatuan dan harapan akan masa depan yang lebih baik bagi Aceh Singkil, yang dibangun di atas nilai-nilai iman, ilmu, dan akhlak mulia.{*}

[Khalikul Sakda]

 

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *