Bantuan UMKM Untuk Korban Banjir Diduga Isapan Jempol Janji Menteri Asal Sebut

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Liputan KPK.Com,Aceh______

Sempat terdengar ucapan pemerintah, yang di sampaikan oleh Menteri UMKM,  menjadi angin segar untuk pedagang UMKM, dan akan memberikan bantuan usaha khusus nya pelaku usaha mikro, yang usaha nya sempat porak-poranda akibat di terjang banjir. Asal sebut nya menteri UMKM membuat masyarakat sibuk melengkapi dan mengisi formulir melalui link yang di bagikan, mulai link dari kementerian RI hingga dari provinsi Aceh, sehingga menjadi perbincangan publik di Aceh Tamiang sekaligus tumpuan harapan bagi usaha mikro pasca banjir bandang,

Namun hari berganti minggu, minggu berganti bulan, sudah lebih empat bulan menanti harapan masyarakat mulai mengering, seiring kering nya lumpur, dan sebagian menjadi debu harapan yang di terpa angin lalu,

Saat kunjungan Menteri UMKM Maman Abdurrahman, yang di dampingi oleh kementrian perdagangan, wakil Bupati Aceh Tamiang,Kadis koperindag, tepatnya di pasar pagi kuala Simpang, pada tanggal (30/12/2025) yang diliput langsung oleh awak media Liputan KPK.Com, memberikan angin segar kepada pelaku usaha UMKM.

“Kita akan dirikan klinik UMKM bangkit, untuk yang memiliki hutang, jangan di pikirkan, karena sudah di hapus kan oleh Presiden, nanti kita akan data semua pelaku usaha dan apa yang di butuhkan bagi pedagang,” Terang menteri itu.

Di lain waktu yang berbeda, awak media konfirmasi Ibnu Azis, selaku Kepala Dinas ( Kadis) Koperindak terkait pendataan untuk pelaku UMKM,

“Pendaftaran melalui link yang sudah di sediakan, mulai link dari kementrian hingga dari provinsi, jumlah pendaftaran sudah mencapai empat puluh ribu, ” Ujarnya.

Namun janji dan asal sebut nya menteri UMKM kepada pelaku usaha di pasar Kuala simpang kabupaten Aceh tamiang melukai hati korban bencana , masyarakat yang tidak lagi mengharapkan dari ucapan menteri UMKM itu lagi, mereka harus berusaha mandiri meniti kehidupan, di balik tagihan pihak bank, yang di janjikan di lunasi pemerintah, namun fakta bertolak belakang dengan pernyataan dan ucapan seorang Menteri, di Kabinet nya Presiden Prabowo Subianto.

 

(Kaperwil Aceh)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *