
Gayo Lues LiputanKPK.com 27/8/2025.Dana desa yang di cucurkan pemerintah pusat adalah salah satu program untuk mendokrak pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat secara Nasional.
Beberapa minggu yang lalu masyarakat desa ampakolak menelpon ketua Lembaga Aliansi Indonesia kabupaten Gayo Lues yaitu saudara Hendri.Penelepon mengatakan ingin bertemu berhubung ada yang ingin di sampaikan terkait realisasi kegiatan yang bersumber dari dana desa yang di duga tidak transparan.
Ketua Lembaga Aliansi Indonesia Galus pun merespon dan mengatakan siap bertemu kepada salah satu masyarakat ampakolak tersebut dan sepakat untuk bertemu di salah satu kedai kopi di kota Blang kejeren.
Dalam pertemuan tersebut sumber yang enggan di sebutkan namanya mengatakan tolong investigasi realisasi kegiatan di desa kami yang bersumber dari anggaran dana desa dari Tahun 2023 sampai 2025.Karna di duga tidak sesuai Spek dan kurang transparan jelasnya.
Ketua Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Hendri meminta kepada beberapa masyarakat desa ampakolak agar membuat satu surat permohonan tertulis untuk pengembangan investasi berdasarkan laporan masyarakat.surat tersebut pun langsung di buat dan di tanda tangani oleh 12 masyarakat desa tersebut.
Hendri langsung mengundang Tim Lembaga Aliansi Indonesia Galus untuk rapat internal guna untuk membahas laporan masyarakat terkait kegiatan di desa tersebut yang di duga tidak sesuai dan kurang transparan.Hendri juga meminta kepada tim segera investigasi dan mengumpulkan data untuk manjadikan bahan laporan ke APH pungk
asnya.( Fir )












