Jalan Rusak Parah di Depan Pergudangan Indomarco, Warga Sungai Ambawang Kuala,ancam tanam pohon pisang

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Kubu raya 16 juni 2025 Liputan kpk.com — Kondisi Jalan Trans Kalimantan di Desa Sungai Ambawang Kuala, tepatnya di depan pergudangan Indomarco, semakin hari semakin rusak parah. Aspal yang berlubang dalam dan permukaan jalan yang tidak rata kerap membuat kendaraan sulit melintas, terutama saat hujan turun yang mengakibatkan kemacetan panjang.

Ismail, salah satu warga setempat, menyampaikan kekecewaannya atas lambannya penanganan dari pihak berwenang. Menurutnya, jalan tersebut sudah lama rusak dan telah beberapa kali dikunjungi pejabat, namun belum ada perbaikan sama sekali. “Ditimbun saja tidak, apalagi diperbaiki. Dibiarkan rusak terus,” katanya.

Bacaan Lainnya
banner 300x250
Exif_JPEG_420

Kondisi ini diperparah ketika hujan turun. Jalan yang berlubang tergenang air dan menciptakan genangan besar, menyulitkan pengendara roda dua maupun truk-truk logistik yang melintas. Idrus, seorang sopir truk, menyebut jalan ini sangat vital karena menjadi jalur utama distribusi logistik ke seluruh Kalimantan Barat.

“Ini jalan utama logistik, kok dibiarkan rusak begini. Seperti tidak bertuan saja,” ujar Idrus saat ditemui di lokasi. Ia berharap pemerintah tidak menunggu korban atau kerugian lebih besar baru bertindak.

Sudah beberapa kali masyarakat dan media mengangkat persoalan ini, namun belum terlihat ada tindakan konkret dari pemerintah daerah maupun instansi terkait. Warga menyebutkan bahwa situasi ini sudah membahayakan keselamatan dan sangat mengganggu aktivitas harian.

Exif_JPEG_420

Saking kesalnya, salah satu warga bahkan sempat berujar akan menanam pohon pisang di tengah jalan sebagai bentuk protes. “Kalau terus begini, kami tanam pohon pisang di situ, biar pejabat sadar. Tadi saya dorong motor karena gak bisa lewat,” ucapnya dengan nada kesal. Warga berharap ada respon cepat sebelum kondisi jalan semakin memburuk.

Sampai berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari instansi terkait ( Mulyadi )

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *