ACEH SINGKIL | LiputanKPK.com ~ Komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di seluruh wilayahnya tak main-main. Di bawah komando Bupati H. Safriadi Oyon, SH, Dinas Pangan Aceh Singkil sukses menggelar program unggulan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang secara khusus menyasar Kecamatan Pulau Banyak dan Pulau Banyak Barat, dua pulau terluar yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia.
Perjalanan tim GPM bukanlah tanpa hambatan. Setelah menempuh pelayaran panjang selama empat jam melintasi laut lepas yang sempat diterjang badai, tim akhirnya tiba di dermaga nelayan Pulau Balai sekitar pukul 21.00 WIB. Tanpa mengenal lelah, kegiatan GPM segera dibuka untuk meringankan beban masyarakat kepulauan hingga rampung pada pukul 01.00 dini hari.
Sebanyak 10 ton beras, yang terdiri dari 4 ton beras SPHP dan 6 ton beras premium, berhasil disalurkan dengan harga yang sama seperti di daratan. Beras premium 5 kg dijual seharga Rp61.000, sementara beras SPHP 5 kg dibanderol Rp65.000. Tak hanya beras, GPM juga menyediakan 1.000 liter minyak goreng kemasan 2 liter seharga Rp32.000 per bungkus, 1.400 kg gula pasir 2 kg seharga Rp25.000 per bungkus, dan 416 papan telur ayam ras seharga Rp45.000 per papan.
“Dengan pasokan sebanyak ini, pemerintah daerah berharap cadangan pangan di kepulauan bisa tercukupi, harga stabil, dan masyarakat di Pulau Banyak tidak perlu lagi khawatir akan kelangkaan bahan pokok akibat cuaca ekstrem yang kerap terjadi saat ini,” ujar H. Safriadi Oyon, SH. Bupati juga menegaskan kepada Dinas Pangan untuk selalu memantau bahan pokok masyarakat agar tidak langka. “Kasihan mereka kalau tidak dapat kita bantu dengan program GPM yang sangat merakyat ini. Meskipun ada kegiatan jemput bola program pusat, bahan pangan rakyat harus diprioritaskan,” tambahnya.
Antusiasme dan rasa syukur masyarakat sangat terasa. Wani, seorang warga Pulau Baguk, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bupati Aceh Singkil. “Terima kasih banyak atas perhatiannya yang telah meringankan beban kami yang sedang kesulitan akibat cuaca ekstrem laut. Semoga beliau selalu ingat kami yang jauh untuk semua program beliau,” ungkap Wani. Senada, Surianto dari Haloban juga sangat bersyukur. “Beliau (Bupati Oyon) selalu ingat kepada kami dan sangat berterima kasih kepada Bapak Oyon dan Pak Hamzah sebagai pemimpin kami,” katanya.
Camat Pulau Banyak dalam pidato pembukaannya menyatakan siap mengawal visi misi Bupati Aceh Singkil yang masuk ke daerahnya, serta siap mendampingi tim GPM sampai tuntas dan menjaga kenyamanan tim.
Achyaruddin ST, selaku Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pangan, menekankan bahwa pasokan harus habis tersalurkan di semua kecamatan agar harga stabil dan visi misi Bupati Aceh Singkil untuk ketahanan pangan daerah terwujud nyata. “Kami siap mengawal tuntas program pangan pimpinan dan mencari solusi pemecahan masalahnya,” tegas Achyaruddin.
Lebih lanjut, Kepala Dinas Pangan Aceh Singkil, Abd Haris SP MM, mengungkapkan terobosan baru bersama timnya. Pihaknya sedang berkoordinasi dengan Bulog untuk membangun gudang logistik di Kabupaten Aceh Singkil, serta menjalin kerja sama penyaluran beras SPHP antara Bulog dan KDMP. Tak hanya itu, inisiatif “Gerakan Suka Menanam” juga akan digalakkan di sekolah-sekolah untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan segar hasil daerah sendiri dan mencapai kemandirian pangan. “Pekarangan sekolah dan dayah nantinya bisa menanam cabai, tomat, bawang, dan sayuran lainnya agar lebih siap memenuhi kebutuhan pangan lokal,” jelas Abd Haris. Dinas Pangan juga akan bekerja sama dengan STIP Yashafa dalam pembuatan pupuk organik cair untuk mengantisipasi kelangkaan pupuk di masa depan.{*}
[Khalikul Sakda]












