Jakarta, Dikutip dari presiden RI | Liputankpk.com — Presiden Prabowo Subianto melantik dua menteri dan tiga wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 17 September 2025. Pelantikan ini menandai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat struktur pemerintahan dan meningkatkan kinerja kabinet. Kamis, 18 September 2025.
Djamari Chaniago dan Erick Thohir menjadi dua menteri yang dilantik dalam kesempatan ini. Djamari Chaniago ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, sementara Erick Thohir menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga. Keduanya diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam bidang masing-masing.
Selain dua menteri, Presiden Prabowo juga melantik tiga wakil menteri, yaitu Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Rohmat Marzuki sebagai Wakil Menteri Kehutanan, dan Farida Farichah sebagai Wakil Menteri Koperasi. Mereka akan bekerja sama dengan menteri-menteri terkait untuk menjalankan program-program pemerintah.
Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No. 96/P Tahun 2025. Presiden Prabowo menekankan pentingnya kerja sama dan koordinasi antara para menteri dan wakil menteri untuk mencapai tujuan nasional.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga melantik sejumlah pejabat tinggi negara lainnya. Angga Raka Prabowo menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, sementara Muhammad Qodari ditunjuk sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
Ahmad Dofiri dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, dan Reformasi Kepolisian. Ia diharapkan dapat memberikan saran dan masukan yang berharga kepada Presiden Prabowo dalam menjalankan pemerintahan.
Selain itu, Nanik Sudaryati Deyang dan Sonny Sanjaya dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Mereka akan bekerja sama untuk meningkatkan kinerja badan tersebut dan mencapai tujuan nasional.
Sarah Sadiqa menjadi Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Ia diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Dengan pelantikan ini, Presiden Prabowo menunjukkan komitmennya untuk memperkuat struktur pemerintahan dan meningkatkan kinerja kabinet. Para pejabat yang dilantik diharapkan dapat bekerja sama dan berkoordinasi untuk mencapai tujuan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.












