Pupuk Subsidi Diduga Tak Sesuai Luas Lahan, Warga Taraweang Mengadu

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Pupuk Subsidi Diduga Tak Sesuai Luas Lahan, Warga Taraweang Mengadu

LiputanKPK.com. Pangkep – Dugaan ketidaksesuaian penyaluran pupuk subsidi kembali mencuat di Desa Taraweang, Kabupaten Pangkep. Sejumlah warga melaporkan bahwa pupuk subsidi yang diterima tidak sebanding dengan luas lahan pertanian yang mereka garap.

Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang warga penerima pupuk subsidi yang enggan disebutkan namanya kepada awak media LiputanKPK.com, Senin (5/1/2026). Warga tersebut mengaku kecewa karena jumlah pupuk yang diterima dinilai jauh dari kebutuhan ideal untuk lahan pertanian yang dikelola.

Menindaklanjuti laporan warga, Anggota DPRD Kabupaten Pangkep, H. Lutfi Hanafi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Desa Taraweang. Dalam sidak tersebut, ia menemui langsung warga dan kelompok tani penerima pupuk subsidi guna mendengar keluhan secara langsung.

“Benar, dari hasil temuan di lapangan terdapat satu kelompok tani, dua bersaudara, yang menggarap lahan hampir 2 hektare. Namun, pupuk subsidi yang mereka terima hanya sekitar 50 kilogram. Ini tentu menimbulkan pertanyaan, apakah jumlah tersebut cukup untuk kebutuhan tanaman padi,” ungkap H. Lutfi Hanafi.

Ia menegaskan bahwa pupuk subsidi seharusnya disalurkan sesuai dengan data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) dan luas lahan yang digarap petani, agar tujuan subsidi benar-benar tepat sasaran.

Warga berharap pemerintah dan instansi terkait segera melakukan evaluasi serta penertiban dalam pendistribusian pupuk subsidi, agar petani tidak terus dirugikan dan produksi pertanian dapat berjalan optimal.

Kasus ini menjadi perhatian serius dan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti demi menjaga keadilan dan kesejahteraan petani di Desa Taraweang.

Redaksi: Muh. Ilham Nur

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *