Liputankpk.com, PALI – Sumatera Selatan-Genap satu tahun mengemban amanah rakyat, duet kepemimpinan Asgianto dan Iwan Tuaji menegaskan komitmen kuat membangun Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui kerja nyata dan terukur. Mengusung semangat “PALI Maju untuk Indonesia Emas”, berbagai program strategis berhasil direalisasikan demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Di sektor infrastruktur, capaian signifikan terlihat dari pembangunan 45 kilometer jalan baru serta perbaikan dan peningkatan 81 kilometer jalan. Pemerintah daerah juga membangun 4 unit jembatan dan memperbaiki 3 unit jembatan guna memperlancar konektivitas antarwilayah.
Pembangunan dan perbaikan drainase sepanjang 27,075 kilometer turut memperkuat sistem tata air daerah. Dalam bidang perumahan, sebanyak 86 unit Rumah Layak Huni dibangun dan 408 unit Rumah Tidak Layak Huni direhabilitasi. Sementara itu, penyelesaian pembangunan Gedung A RSUD Talang Ubi terus digenjot sebagai bentuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat.
Di bidang pertanian, langkah konkret dilakukan melalui pencetakan 3.200 hektare sawah baru serta optimalisasi 650 hektare lahan produktif. Dukungan alsintan juga diberikan secara masif berupa 19 unit traktor roda 4, 38 unit traktor roda 2, 38 unit traktor crawler (rotavator), 17 unit drone seed, 14 unit combine harvester, dan 10 unit power thresher. Upaya tersebut diperkuat dengan pemeliharaan 4 kilometer jaringan irigasi permukaan dan pembangunan 1 kilometer jaringan irigasi baru, guna memastikan keberlanjutan produksi pertanian dan ketahanan pangan daerah.
Komitmen pada sektor kesehatan diwujudkan melalui pelayanan kepada 3.108 ibu hamil, pendampingan 3.159 ibu bersalin, layanan terhadap 3.139 bayi baru lahir, serta pemeriksaan dan pemantauan 13.747 balita. Kunjungan sehat menjangkau 217.918 jiwa, sementara perlindungan Jaminan Kesehatan Daerah (JAMKESDA) diberikan kepada 223.338 jiwa masyarakat. Pada sektor perlindungan sosial dan pemberdayaan, bantuan sosial daerah menjangkau 9.914 jiwa, serta dukungan beasiswa diberikan kepada 384 mahasiswa tidak mampu dan berprestasi.
Pemerintah daerah juga memberikan insentif kepada 346 pegiat keagamaan, meliputi guru ngaji, imam masjid, dan marbot masjid, sebagai bentuk perhatian terhadap pembangunan spiritual masyarakat. Di bidang pendidikan, pembangunan 53 ruang kelas baru, rehabilitasi 37 ruang kelas, pembangunan 85 unit toilet, 4 perpustakaan, 17 pagar sekolah, 6 laboratorium komputer, 2 mushola, 4 lanjutan ruang kelas, dan 2 unit UKS menjadi bukti keseriusan dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan demi mencetak generasi unggul PALI.
Tak hanya pembangunan fisik dan pelayanan publik, Kabupaten PALI juga menorehkan berbagai prestasi membanggakan, di antaranya penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2025 sebagai Kabupaten Sangat Inovatif, predikat “Sangat Baik” dalam kinerja percepatan pelaksanaan berusaha, kualifikasi “Informatif” pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Sumatera Selatan, hingga predikat “Pelayanan Prima” untuk RSUD Talang Ubi.
Sejumlah penghargaan lain di tingkat provinsi dan nasional turut mengukuhkan posisi PALI sebagai daerah yang progresif, inovatif, dan kompetitif. Satu tahun kepemimpinan Asgianto, ST dan Iwan Tuaji, SH menjadi fondasi kuat menuju masa depan yang lebih gemilang. Pembangunan terus bergerak, pelayanan semakin membaik, dan prestasi kian menguat. Semangat Menata PALI bukan sekadar slogan, melainkan bukti nyata bahwa PALI sedang melaju menuju cita-cita besar, PALI Maju untuk Indonesia Emas.












