BMKG Makassar Gelar OMC di Bulusaraung untuk Dukung Operasi SAR

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

BMKG Makassar Gelar OMC di Bulusaraung untuk Dukung Operasi SAR

LiputanKPK.com. Makassar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar akan melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan operasi pencarian dan evakuasi (SAR) korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

Langkah BMKG Makassar ini sejalan dengan instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang memerintahkan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) untuk mempercepat operasi pencarian dan evakuasi korban secara maksimal dan terkoordinasi.

Instruksi tersebut disampaikan Presiden pada Sabtu (17/1) setelah menerima laporan hilangnya kontak pesawat saat memimpin rapat terbatas. Presiden langsung mengarahkan koordinasi lintas sektoral agar proses pencarian dilakukan secara cepat, terintegrasi, dan mengutamakan keselamatan seluruh personel.

Sebagai bagian dari dukungan tersebut, BMKG Makassar akan melakukan rekayasa cuaca melalui metode Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). OMC merupakan teknologi yang dilakukan dengan mengelola awan-awan potensial melalui metode ilmiah, bertujuan mempercepat proses turunnya hujan dari awan yang telah terbentuk. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi potensi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat berkepanjangan, kabut tebal, dan kondisi atmosfer tidak stabil yang dapat menghambat operasi SAR, terutama di wilayah pegunungan dengan topografi terjal.

Kepastian pelaksanaan OMC tersebut disampaikan oleh Retno Noviana Sari, selaku Forecaster BMKG Wilayah IV Makassar, melalui pesan WhatsApp kepada media
“Walaikumsalam, iya betul Pak. OMC akan dilaksanakan per hari ini tanggal 20 sampai 22 Januari 2025,” ujar Prakirawan Retno Noviana Sari.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan OMC akan difokuskan di wilayah Pegunungan Bulusaraung, khususnya di sekitar lokasi jatuhnya pesawat ATR 42-500 IAT, dengan menyesuaikan dinamika atmosfer dan kondisi cuaca harian.

BMKG berharap langkah ini dapat membantu menciptakan kondisi cuaca yang lebih mendukung kelancaran dan percepatan operasi SAR gabungan di lapangan.

Muh. Ilham Nur

 

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *