Aceh Singkil | Liputankpk.com ~ Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil menunjukkan komitmen seriusnya dalam menekan angka stunting, menjadikan Desa Blok 15 Silulusan di Kecamatan Gunung Meriah sebagai pilot project dan lokomotif perubahan. Hal ini ditegaskan dalam acara Gampong Mawaddah wa Rahmah (Gamawar) yang dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, S.H., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Aceh Singkil, Ny. Hj. Habibatussania Safriadi, serta Pj Sekda H. Eddy Widodo SKM.M.Kes dan rombongan.
Acara Gamawar yang berlangsung pada Rabu, 10 September 2025, di Desa Blok 15 Silulusan ini menjadi titik fokus upaya penurunan stunting. Sebelumnya, rombongan Bupati baru saja mengikuti rangkaian perayaan HUT RRI Singkil yang ke-80 sebelum langsung menuju lokasi kegiatan.
Dalam sambutannya yang penuh semangat, Ketua TP PKK Kabupaten Aceh Singkil, Ny. Hj. Habibatussania Safriadi, mengungkapkan alasan pemilihan Desa Blok 15 Silulusan sebagai fokus utama. “Blok 15 Silulusan sebelumnya termasuk desa dengan angka stunting tertinggi di Kecamatan Gunung Meriah. Melalui program Gamawar ini, desa ini kita jadikan fokus untuk menekan dan bahkan menghapus angka stunting, demi generasi yang sehat, berkualitas, dan masa depan Aceh Singkil yang cerah,” ujarnya.
Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon SH., tidak hanya menunjukkan komitmen lisan, namun juga langsung mengambil tindakan konkret. Beliau menegaskan target penurunan angka stunting di tahun ini dan memberikan instruksi tegas kepada jajarannya. “Saya tidak ingin ada kepala SKPK (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang bekerja setengah hati. Lima tahun ke depan, saya ingin Aceh Singkil menjadi daerah yang maju, berkembang, dan sejahtera,” tegas Bupati.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap Desa Blok 15 Silulusan, Bupati langsung memerintahkan Kepala Dinas PUPR agar pada tahun 2026, jalan di desa tersebut wajib diaspal. Selain itu, pembangunan gedung sekolah TK di desa ini juga diminta untuk segera direalisasikan. Langkah ini menunjukkan bahwa penanganan stunting tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga didukung oleh perbaikan infrastruktur dasar yang menunjang kualitas hidup masyarakat.
Camat Gunung Meriah, Ilvi Rahmi, S.Stp., menambahkan bahwa Desa Blok 15 Silulusan telah ditetapkan sebagai role model atau percontohan penanganan stunting di Kabupaten Aceh Singkil. “Dengan kerja sama seluruh pihak, insya Allah tahun ini stunting bisa ditekan bahkan dihilangkan dari desa ini,” ungkapnya optimis, menandakan sinergi kuat antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Kepala Desa Blok 15 Silulusan, mewakili seluruh masyarakatnya, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang tulus atas perhatian dan prioritas yang diberikan oleh Bupati. “Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati yang telah menjadikan desa kami prioritas dalam program pembangunan dan penanganan stunting. Ini adalah harapan besar bagi kami untuk mewujudkan desa yang sehat dan sejahtera,” tutur Kades dengan haru.
Inisiatif ini tidak hanya menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dalam mengatasi stunting, tetapi juga menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi lintas sektor dan komitmen kepemimpinan dapat membawa perubahan signifikan bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan fokus pada Desa Blok 15 Silulusan, Aceh Singkil optimis dapat mencapai target nol stunting dan mewujudkan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.
Turut hadir dalam acara Gamawar tersebut, para SKPK, forkopimcam gunung meriah, para kepala desa juga GM PT Socfindo wilayah Aceh Sumatra. tokoh masyarakat, agama dan para tamu undanganlainnya.[*]












