MEDAN – Liputankpk.com
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., memimpin penyerahan piagam penghargaan kepada sejumlah satuan kerja (satker) berprestasi dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) dan Pelayanan Prima. Acara berlangsung di Mapolda Sumut, Selasa (28/7/2026), dengan dihadiri Wakapolda Brigjen Pol. Sonny Irawan, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumut Muhibuddin, serta Wakil Kajati Eko Adhyaksono.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi institusi terhadap satker yang berhasil mewujudkan tata kelola organisasi yang bersih, akuntabel, transparan, dan bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada unit yang mampu menghadirkan pelayanan publik berkualitas, cepat, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Kapolda Sumut menjelaskan bahwa predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) diberikan kepada satker yang sukses membangun budaya kerja berintegritas melalui penguatan pengawasan, peningkatan akuntabilitas kinerja, serta penataan birokrasi yang efektif.
Sementara itu, penghargaan Pelayanan Prima dianugerahkan kepada satker yang menunjukkan kualitas pelayanan unggul berdasarkan evaluasi Kementerian PANRB, mencakup aspek efektivitas, inovasi, responsivitas, transparansi, dan kemudahan akses bagi masyarakat.
Adapun daftar penerima penghargaan adalah sebagai berikut:
Penerima Predikat WBK (Zona Integritas):
Dit Samapta Polda Sumut
Bid TIK Polda Sumut
Polres Simalungun
Polres Sibolga
Polres Mandailing Natal
Penerima Penghargaan Pelayanan Prima:
Polres Pematangsiantar
Polrestabes Medan
Polres Labuhanbatu
Polres Tanjungbalai
Polres Asahan
Polres Tapanuli Selatan
Polres Sibolga
Polres Tebing Tinggi
Polresta Deli Serdang
Polres Humbang Hasundutan
Polres Nias
Polres Mandailing Natal
Polres Simalungun
Polres Karo
Polres Batu Bara
Kapolda Sumut berharap penghargaan ini tidak hanya menjadi simbol prestasi, tetapi juga motivasi bagi seluruh jajaran Polda Sumut untuk terus meningkatkan integritas, memperkuat reformasi birokrasi, dan menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional, humanis, dan dipercaya oleh masyarakat.
(Warianto)












