Kasubdit Satpam/Polsus Pimpin Kegiatan Jumat Curhat di Kecamatan Ujung Tanah
LiputanKPK.com. Makassar — Kegiatan Jumat Curhat yang merupakan program rutin jajaran Kepolisian Republik Indonesia kembali digelar. Kali ini, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar menjadi lokasi pelaksanaannya, Jumat (01/08/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasubdit Satpam/Polsus Ditbinmas Polda Sulsel, AKBP Mukhtar, S.E., yang hadir mewakili Kapolda Sulsel.
Kehadiran tim Jumat Curhat Polda Sulsel disambut hangat oleh warga setempat. Turut mendampingi AKBP Mukhtar, sejumlah pejabat utama Polda Sulsel, di antaranya Kasibinturmas Kompol Ahmad Handam, S.E., perwakilan dari Dirlantas Polda Sulsel Kompol Ahmad J., S.Sos., Wakapolres Pelabuhan Makassar Kompol Hardjoko, S.Sos., Kapolsek Ujung Tanah Kompol I Made Untung, S.Sos., M.Si., serta Camat Ujung Tanah Amanda Sawaldi. Kegiatan ini juga dihadiri oleh para ketua RT/RW, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan puluhan warga dari berbagai kelurahan di Kecamatan Ujung Tanah.
Dalam sambutannya, AKBP Mukhtar mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah meluangkan waktu untuk hadir, serta atas kontribusi mereka dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di lingkungan masing-masing.
“Kami sangat mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam membantu Polri menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Jumat Curhat ini merupakan wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan saran, masukan, maupun kritik yang membangun terhadap institusi kami, khususnya Polda Sulsel,” ujar AKBP Mukhtar.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari program Kapolri yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Tujuannya adalah untuk mempererat hubungan antara masyarakat dan kepolisian, serta membangun komunikasi dua arah yang sehat dan terbuka.
Pada sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan aspirasi dan unek-unek mereka. Salah satunya, Ibu Fatimah, yang mengungkapkan kekhawatiran mengenai kerahasiaan identitas pelapor dalam proses pelaporan ke pihak kepolisian.
“Kadang kami merasa takut untuk melapor jika terjadi sesuatu seperti tawuran atau begal, karena khawatir identitas kami sebagai pelapor bisa tersebar,” keluh Ibu Fatimah.
Menanggapi hal tersebut, AKBP Mukhtar memastikan bahwa pihak kepolisian menjamin kerahasiaan data pelapor. Ia juga menegaskan bahwa perlindungan terhadap saksi dan korban telah diatur dalam Undang-Undang.
“Masyarakat tidak perlu khawatir. Negara memberikan perlindungan hukum bagi saksi dan korban. Kami berharap warga bisa menjadi mata dan telinga polisi di lingkungan masing-masing. Untuk pencegahan, kami akan tingkatkan patroli rutin oleh personel Sabhara,” jelasnya.
Sementara itu, Ibu Herawati, warga lainnya, berharap agar kepolisian meningkatkan intensitas patroli, khususnya pada malam hari, mengingat masih banyak anak-anak usia sekolah yang nongkrong hingga larut malam.
“Kami berharap pihak kepolisian bisa lebih sering berpatroli, karena banyak anak-anak remaja di wilayah kami yang berkumpul hingga larut malam tanpa pengawasan,” pintanya.
Kegiatan Jumat Curhat ini berlangsung dengan penuh keakraban dan kekeluargaan. Warga sangat mengapresiasi inisiatif dari pihak kepolisian dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkala, sebagai sarana untuk menyampaikan aspirasi dan memperkuat kemitraan antara masyarakat dan Polri.
Muh. Ilham Nur












