Kolam Renang via Hotel, Anak Usia 6 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Dewasa

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

http//www.liputankpk.com//SIBOLGA – Tragedi memilukan terjadi di sebuah kolam renang via hotel yang berada di wilayah Kecamatan pandan kabupaten tapanuli tengah.

Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang dengan kapasitas khusus orang dewasa, pada Minggu (25/1/2026), sekitar pukul 15:10 WIB.

Korban yang diketahui berinisial IC datang ke lokasi kolam renang bersama keluarga untuk berlibur dan berenang. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, korban awalnya bermain di sekitar kolam sebelum akhirnya masuk ke area kolam dewasa yang memiliki kedalaman di atas batas kemampuan anak-anak.

Diduga kuat, korban luput dari pengawasan orang tua dan petugas kolam renang. Beberapa menit kemudian, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam kolam oleh pengunjung lain yang langsung berteriak meminta pertolongan. pengunjung segera mengangkat korban dan memberikan pertolongan pertama sebelum membawanya ke rumah sakit terdekat. Namun nahas, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis.

Beberapa saksi mata mengatakan bahwa minimnya petugas penjaga kolam (lifeguard) saat kejadian berlangsung.

“Saat itu kolam cukup ramai, tapi tidak ada petugas yang benar-benar mengawasi. Kami baru sadar setelah ada yang teriak ada anak tenggelam,” ujar saksi yang enggan disebutkan namanya.

Peristiwa ini sontak mengundang duka mendalam bagi keluarga korban serta menjadi sorotan masyarakat. Warga menilai pihak pengelola hotel lalai dalam menerapkan standar keselamatan, terutama terkait keamanan anak-anak di area kolam renang.
Pihak kepolisian setempat telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk pengelola hotel. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

Sementara itu, pihak manajemen via hotel masih belum dapat memberikan keterangan pada awak media.

Masyarakat berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan meminta pemerintah daerah serta instansi terkait melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan kolam renang di via hotel maupun tempat wisata air lainnya.

Tim: media liputan kpk

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *