Operasi Antik Toba 2026 : Polres Toba Ungkap 8 Kasus Narkoba, Sita 289 Butir Ekstasi dan 3,79 Gram Sabu

NEWS UPDATE
LIPUTAN
KPK .COM
P T .S U A R A W A R T A N U S A N T A R A
S W N
───────────────────────────────────

Toba-liputankpk.com

Komitmen Polres Toba dalam memberantas peredaran narkotika terus dibuktikan melalui hasil nyata. Dalam pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026, Satuan Reserse Narkoba Polres Toba berhasil mengungkap 8 kasus tindak pidana narkotika dengan mengamankan 11 tersangka selama periode 13 Mei hingga 2 Juni 2026.

Keberhasilan tersebut disampaikan dalam kegiatan Press Release Pengungkapan Tindak Pidana Narkotika Operasi Antik Toba 2026 yang dilaksanakan selama 21 hari mulai tanggal 13 Mei – 02 Juni 2026, yang digelar di Joglo Mapolres Toba, Rabu (3/6/2026) pukul 14.00 WIB.

Kapolres Toba AKBP V.J. Parapaga, S.I.K., yang diwakili Kabag Ops Polres Toba AKP Rudi H.U.J. Sitorus, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk keseriusan Polres Toba dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukumnya.

“Polres Toba tidak akan memberikan ruang bagi pelaku peredaran narkotika. Upaya penegakan hukum akan terus dilakukan secara berkelanjutan demi melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkoba,” tegas AKP Rudi.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 3,79 gram sabu dan 289 butir pil ekstasi. Selain itu, selama pelaksanaan operasi, personel juga melaksanakan 7 kali kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) serta 4 kali razia di tempat hiburan malam sebagai langkah preventif dan represif dalam menekan peredaran narkotika.

Adapun rincian hasil Operasi Antik Toba 2026 meliputi:
Jumlah Laporan Polisi/Kasus: 8 kasus
Jumlah Tersangka: 11 orang
Barang Bukti Sabu: 3,79 gram
Barang Bukti Ekstasi: 289 butir
Gerebek Sarang Narkoba: 7 kali
Razia Tempat Hiburan Malam: 4 kali

Para tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 60 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia tentang Narkotika jo ketentuan pidana yang berlaku, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun.

Kegiatan press release turut dihadiri Kasi Humas Polres Toba Ipda Khairudin, KBO Sat Resnarkoba Ipda A. Ginting, personel Sat Resnarkoba, personel Sie Propam, personel Sie Humas, serta insan pers.

Melalui Operasi Antik Toba 2026, Polres Toba berharap tercipta lingkungan yang aman dan bersih dari penyalahgunaan narkotika. Kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.

“Perang terhadap narkoba adalah tanggung jawab bersama. Dukungan dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk mewujudkan Kabupaten Toba yang aman, sehat, dan bebas narkoba,” pungkas AKP Rudi. (Erikson)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *