Aceh Tamiang — liputankpk.com || Upaya pemulihan fasilitas pendidikan pascabanjir terus dilakukan di Kabupaten Aceh Tamiang. Sejumlah personel Polres Aceh Tamiang bersama BKO Brimob Polda Aceh terlihat melakukan pembersihan lingkungan sekolah yang sempat terdampak banjir di Yayasan Pendidikan Ma’arif Tamiang (SMP Swasta Islam), Kecamatan Kualasimpang.
Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan ruang kelas, halaman sekolah, serta fasilitas pendukung lain yang tertutup lumpur dan sisa material banjir. Langkah ini dilakukan guna memastikan aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan secara bertahap.
Kabid Humas Polda Aceh, Joko Krisdiyanto, menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya di masa pemulihan pascabencana.
Menurutnya, pembersihan dilakukan sebagai langkah cepat agar sekolah tidak terlalu lama vakum dan para siswa dapat kembali mengikuti proses pembelajaran. “Tujuannya agar kegiatan belajar mengajar tidak terhenti berkepanjangan akibat dampak banjir,” ujarnya, Senin (5/1/2026).
Ia menambahkan, meskipun sarana dan perlengkapan sekolah belum sepenuhnya pulih, aktivitas pendidikan mulai kembali berjalan. Para siswa pun telah masuk sekolah dengan tetap menjaga kerapian dan etika berpakaian, meski belum menggunakan seragam lengkap.
“Kondisi ini menunjukkan semangat belajar anak-anak tetap tinggi. Hal tersebut menjadi motivasi bersama bagi semua pihak untuk terus mendukung pemulihan sektor pendidikan,” tambahnya.
Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam membantu proses pemulihan pascabencana, khususnya yang menyangkut masa depan generasi muda di Aceh.
(Sahrul)












