Gayo Lues – LiputanKpk com.Minggu 4/1/2026. Pada malam Pergantian tahun kemarin Cuaca extrim dan intensitas hujan tinggi mengakibatkan debit air sungai badak naik hingga merobohkan tembok penahan yang ada di bahu sungai.Dengan pecahnya tembok tersebut mengakibatkan air sungai meluap hingga ke lahan persawahan dan menggenangi jalan lintas Gayo Lues – Aceh Timur.
Akibat Bencana Banjir Susulan yang terjadi kemarin di kabupaten Gayo Lues khususnya desa Kute Lintang dan desa badak,Wakil Bupati Gayo Lues H.Maliki.SE,M.AP bersama Dandim 0113 Letkol ARM,Fran Desiafan Eka Saputra.SH dan Danyonif TP 855/Raksaka Dharma Letkol Inf Irvan Nugraha Rodin S.I.P.,M.Tr.Mil juga Kapolres AKBP Hyrowo.SIK melalui Kabag REN Kompol Piter Turun ke lokasi bersama jajarannya guna untuk memperbaiki agar air sungai tidak lagi meluap ke badan jalan.
Wakil Bupati Gayo Lues H.Maliki SE.M.AP mengatakan kegiatan ini kita lakukan agar air tidak lagi menggenangi jalan lintas yang menuju kecamatan dan kampung.Wakil Bupati juga menghimbau kepada masyarakat jangan berhenti untuk menanam lahan persawahan yang kini tertimbun lumpur dan pasir agar mencari tanaman alternatif seperti jagung dan kacang kacangan untuk sementara jelasnya.
Dandim 0113/Galus Letkol ARM Fran Desiafan Eka Saputra SH mengingatkan masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai atau DAS agar tetap waspada karna cuaca saat ini belum stabil.Beliau juga mengatangan dengan bekerja sama semua bisa teratasi dengan baik tegasnya.
Dalam kegiatan gotong tersebut juga hadir Camat Dabun Gelang, Pengulu Desa Pepalan,Pengulu Desa Badak,Pengulu Desa Kute Lintang,Pengulu Desa Uning Gelung,Ketua Pemuda Desa Kute Lintang Bung Tison dan masyarakat sekitar.
Bung Tison sempat bercerita Dengan Bergotong royong kita menciptakan rasa kebersamaan dan Bergotong royong rasa persaudaraan kita semakin erat.kegiatan ini kiranya kita kembangkan,karna nilai positifnya sangat tinggi katanya sambil tersenyum.(Fir)












